Hari Pembebasan dan Inovasi di Suriname
Hari Pembebasan dan Inovasi dikaitkan dengan 25 Februari, tanggal kudeta militer tahun 1980 di Suriname. Meski pernah ditetapkan sebagai hari libur nasional, dekrit Suriname tahun 2021 menghapus 25 Februari dari daftar hari libur nasional dan hari istirahat setara Minggu.[1][2]
Makna tanggal tersebut
Pada 25 Februari 1980, terjadi pergolakan politik di Suriname. Catatan penjelasan pemerintah tahun 2021 menyebut perubahan diumumkan dengan tujuan yang dinyatakan untuk mengubah keadaan negara, sekaligus menggambarkan dampak langsung kudeta sebagai gangguan sosial, kemasyarakatan, dan ekonomi.[1]
Tanggal tersebut memiliki beragam makna dalam masyarakat Suriname. Catatan pemerintah yang sama mengakui adanya perbedaan pandangan mengenai status dan sifat peristiwa itu. Catatan tersebut juga menyatakan bahwa penggulingan pemerintah terpilih bertentangan dengan prinsip negara hukum demokratis.[1]
Perubahan status hukumnya
Dekrit negara tahun 1981 menetapkan 25 Februari sebagai Dag van Bevrijding en Vernieuwing, yang berarti Hari Pembebasan dan Pembaruan, sekaligus hari libur. Pada 1993, dekrit berikutnya menghapusnya dari daftar hari libur berdasarkan undang-undang; penjelasan yang menyertainya menyatakan bahwa tanggal itu tidak lagi seharusnya diperlakukan sebagai hari libur.[3]
Pada Februari 2021, pemerintah mengubah aturan hari istirahat nasional dan mencantumkan 15 hari di seluruh negeri yang diperlakukan setara dengan hari Minggu. Daftar itu mencakup beberapa hari raya keagamaan dan hari-hari lain yang disebutkan, tetapi tidak mencantumkan 25 Februari. Dekrit tersebut menyatakan bahwa aturan mulai berlaku sehari setelah diterbitkan.[1] Dekrit terpisah tahun 2021 mengubah aturan hari libur nasional dan juga menghapus 25 Februari dari daftar tersebut.[2]
Hal yang perlu diketahui warga dan pengunjung
Perubahan hukum berarti 25 Februari bukan hari istirahat nasional setara Minggu menurut dekrit tahun 2021. Dekrit itu tidak menetapkan hari pengganti khusus untuk tanggal tersebut. Dekrit hari libur yang lebih lama dan perubahan tahun 2021 juga tidak memuat program upacara, kebiasaan makanan, atau perayaan daerah saat ini, sehingga rincian tersebut tidak dapat dikonfirmasi dari sumber-sumber ini.[1][2][3]
Warga dan wisatawan sebaiknya menanyakan langsung jadwal pada 25 Februari kepada kantor, usaha, atau penyedia transportasi terkait.[1]
Pertanyaan yang sering diajukan
Kapan Hari Pembebasan dan Inovasi?
Tanggal yang dikaitkan dengan peringatan ini adalah 25 Februari. Dekrit tahun 2021 tidak lagi memasukkan tanggal itu sebagai hari istirahat nasional setara Minggu di Suriname.[1]
Apakah 25 Februari merupakan hari libur nasional di Suriname?
Apakah kantor, bank, toko, atau transportasi umum akan tutup?
Apakah ada upacara resmi atau makanan tradisional?
Tanyakan kepada penyelenggara setempat untuk memperoleh informasi mengenai upacara atau kebiasaan makanan.
Sumber dan referensi
Sumber yang digunakan untuk Hari Pembebasan dan Inovasi di Suriname:
- Staatsbesluit van 19 februari 2021, houdende nadere wijziging van het “Besluit Rustdagen 1971”- Overheid van de Republiek Suriname
- Staatsbesluit van 20 februari 2021, houdende nadere wijziging van het “Besluit Vrije Dagen 1971”- Staatsblad van de Republiek Suriname
- Arbeidswet- Overheid van de Republiek Suriname