Hari Kedewasaan di Jepang: Ritual, Sejarah, dan Panduan Praktis
Hari Kedewasaan menandai masuknya kaum muda secara resmi ke usia dewasa di seluruh Jepang pada hari Senin kedua di bulan Januari. Berbagai pemerintah daerah mengadakan upacara resmi di mana para peserta berkumpul mengenakan pakaian tradisional sebelum mengunjungi kuil keluarga dan resepsi pribadi. Hari libur nasional ini menyediakan akhir pekan tiga hari yang memengaruhi transportasi umum dan kantor administrasi kota.
Sejarah Ritus Peralihan
Upacara yang merayakan transisi menuju kedewasaan di Jepang sudah ada sejak tahun 714 M, ketika seorang pangeran kekaisaran menerima jubah dewasa dan tatanan rambut formal. Dikenal secara historis sebagai genpuku untuk bangsawan muda dan mogi untuk wanita muda, ritus kuno ini menandakan pengambilalihan kewajiban sosial dan keluarga. Pemerintah Jepang menetapkan Hari Kedewasaan sebagai hari libur nasional resmi pada tahun 1948, yang awalnya menetapkan tanggal pada 15 Januari sebelum memindahkannya ke hari Senin kedua di bulan Januari di bawah Sistem Senin Bahagia pada tahun 2000.
Jepang menurunkan usia legal kedewasaan dari 20 menjadi 18 tahun pada April 2022, memberikan warga yang lebih muda kemandirian kontrak dan hak suara. Terlepas dari reformasi undang-undang ini, pembatasan hukum terhadap alkohol, tembakau, dan perjudian tetap ditetapkan pada usia 20 tahun. Akibatnya, sebagian besar balai kota setempat terus mengadakan upacara resmi khusus bagi mereka yang berusia 20 tahun agar tidak mengganggu ujian masuk universitas sekolah menengah.
Tradisi, Pakaian, dan Makanan Perayaan
Pemerintah daerah menyelenggarakan upacara pagi resmi yang disebut seijin-shiki, menampilkan pidato ucapan selamat dan hadiah sipil kecil. Wanita muda mayoritas mengenakan furisode, kimono sutra berlengan panjang yang rumit disertai selendang bulu palsu berwarna putih, sementara para pria memilih setelan jas barat berwarna gelap atau jubah montsuki hakama tradisional. Mengikuti majelis sipil, para peserta mengunjungi kuil Shinto untuk berdoa memohon kesuksesan dan berkumpul di restoran lokal atau izakaya untuk reuni dengan mantan teman sekelas.
Makanan perayaan di rumah sering kali berpusat pada sekihan, hidangan tradisional dari beras ketan yang dikukus dengan kacang azuki merah yang menandakan keberuntungan. Keluarga juga menyiapkan ikan air tawar tai utuh yang dipanggang dan hot pot musim dingin musiman untuk bersulang bagi orang dewasa baru. Toko kue menjual manisan perayaan wagashi yang berbentuk burung bangau, cabang pinus, atau kipas pembawa keberuntungan.
Penutupan, Transportasi, dan Saran Perjalanan
Sebagai hari libur nasional resmi, Hari Kedewasaan membawa penutupan pada kantor kelurahan, meja administrasi nasional, bank, kantor pos, dan sekolah di seluruh Jepang. Sebagian besar tempat komersial, department store, supermarket, dan restoran tetap buka dan sering kali menawarkan obral musiman atau menu jamuan makan. Salon rambut dan studio foto beroperasi pada kapasitas puncak dari sebelum fajar untuk menata kimono.
Jalur kereta bawah tanah dan kereta komuter beroperasi pada jadwal hari Minggu atau libur, yang berarti frekuensi layanan sedikit berkurang. Pusat transit utama di dekat pusat konvensi, auditorium sipil, dan kuil terkemuka seperti Meiji Jingu di Tokyo mengalami kepadatan pejalan kaki yang tinggi. Wisatawan sebaiknya memesan tiket kereta api jarak jauh dan meja restoran jauh-jauh hari untuk mengantisipasi akhir pekan liburan.
Pertanyaan yang Sering Diajukan Tentang Hari Kedewasaan
Pada usia berapa pemuda Jepang menghadiri upacara tersebut?
Meskipun usia legal kedewasaan adalah 18 tahun, sebagian besar besar kota menyelenggarakan upacara untuk usia 20 tahun guna mengakomodasi jadwal akademik.
Apakah tempat wisata dan toko buka pada hari libur ini?
Ya, toko, museum, dan restoran tetap buka, meskipun kantor pemerintah, bank, dan cabang pos tetap tutup.
Sumber resmi dan referensi undang-undang
Sumber utama terverifikasi dan dekrit resmi pemerintah untuk Hari Kedewasaan di Jepang: Ritual, Sejarah, dan Panduan Praktis di Jepang:
- Public holidays in Japan— What Next Holiday
- Coming of Age Day— Wikipedia contributors