Hari Raya Maria Diangkat ke Surga di Prancis
Hari Raya Maria Diangkat ke Surga jatuh pada 15 Agustus dan merupakan salah satu hari libur resmi di Prancis. Bagi umat Katolik, hari ini merayakan kepercayaan bahwa Maria diangkat, jiwa dan raganya, ke dalam kemuliaan surgawi; di Prancis, hari ini juga memiliki sejarah kerajaan tersendiri.[1][2]
Makna dan latar belakang keagamaan
Hari Raya Maria Diangkat ke Surga merupakan hari raya Katolik yang dirayakan di luar Prancis juga. Pada 1950, Paus Pius XII secara resmi menetapkan sebagai dogma Katolik kepercayaan bahwa, pada akhir hidupnya di dunia, Maria diangkat jiwa dan raganya ke dalam kemuliaan surgawi.[2]
Hari raya ini berbeda dari Kenaikan Yesus Kristus: ajaran Katolik tentang hari raya ini berkaitan dengan Maria, sedangkan Kenaikan berkaitan dengan Yesus. Di Prancis, tanggal 15 Agustus juga dikaitkan dengan pembaktian kerajaan kepada Maria oleh Louis XIII.[1][2]
Mengapa 15 Agustus memiliki tempat khusus di Prancis
Kitab Undang-Undang Ketenagakerjaan mencantumkan Hari Raya Maria Diangkat ke Surga sebagai salah satu hari libur resmi di Prancis.[1] Kedudukannya dalam sejarah Prancis berawal pada 1638, ketika Louis XIII menyatakan Maria sebagai pelindung dan patron kerajaan. Ia meminta agar pembaktian tersebut diperingati setiap tahun melalui misa pada hari raya itu, disusul prosesi setelah ibadat Vesper.[3]
Menurut Gereja Katolik di Prancis, tanggal ini juga pernah menjadi hari perayaan nasional Prancis. Peran tersebut berakhir ketika 14 Juli menjadi hari libur nasional pada 1880; 15 Agustus tetap menjadi hari raya Maria Diangkat ke Surga.[3]
Cara hari raya ini diperingati
Misa gereja dan prosesi merupakan beberapa bentuk perayaan yang berkaitan dengan hari ini. Contoh setempat meliputi prosesi di Paris, pemberkatan perahu dan laut di Dunkirk, serta misa besar Hari Raya Maria Diangkat ke Surga di Lourdes; kegiatan tersebut bukan bagian dari program nasional.[4]
Sejarah hari raya ini di Prancis menghubungkan perayaan keagamaan dengan upacara kerajaan, tetapi tidak ada satu kebiasaan yang dilakukan semua orang. Bentuk perayaan berbeda-beda di setiap tempat.[3][4]
Pekerjaan dan perencanaan praktis
Hari libur nasional tidak otomatis berarti semua karyawan sektor swasta mendapat libur kerja. Kitab Undang-Undang Ketenagakerjaan menetapkan 1 Mei sebagai satu-satunya hari libur resmi yang secara umum harus menjadi hari libur kerja bagi semua karyawan; untuk hari libur lainnya, termasuk Hari Raya Maria Diangkat ke Surga, apakah pekerjaan dihentikan bergantung pada perjanjian kerja bersama atau, jika tidak ada, keputusan pemberi kerja.[1][5]
Jika hari libur yang tidak mewajibkan karyawan bekerja bertepatan dengan hari istirahat rutin karyawan, aturan umum sektor swasta tidak memberikan tambahan cuti otomatis, meskipun perjanjian dapat menetapkan ketentuan yang lebih baik.[5] Hubungi langsung kantor, bank, toko, atau layanan transportasi yang hendak Anda gunakan untuk mengetahui jadwal hari liburnya.
Pertanyaan yang sering diajukan
Kapan Hari Raya Maria Diangkat ke Surga diperingati di Prancis?
Apakah Hari Raya Maria Diangkat ke Surga menjadi hari libur bagi semua orang?
Apakah pekerja mendapat hari pengganti jika 15 Agustus bertepatan dengan hari libur rutinnya?
Menurut aturan umum sektor swasta, hari libur yang bertepatan dengan hari istirahat rutin karyawan tidak otomatis memberikan tambahan cuti. Perjanjian kerja bersama dapat menetapkan ketentuan yang lebih menguntungkan.[5]
Sumber dan referensi
Sumber yang digunakan untuk Hari Raya Maria Diangkat ke Surga di Prancis:
- Chapitre III : Jours fériés (Articles L3133-1 à L3133-12)- Légifrance
- Munificentissimus Deus (November 1, 1950)- The Holy See
- Pourquoi le 15 août est-il férié ?- Église catholique en France
- Marie, fêtée partout en France à l'Assomption- Église catholique en France
- Jours fériés et ponts dans le secteur privé- Service Public Entreprendre / Direction de l'information légale et administrative