Hari Raya Maria Diangkat ke Surga di Monako
Di Monako, Hari Raya Maria Diangkat ke Surga merupakan hari raya Katolik untuk menghormati Maria sekaligus hari libur umum yang ditetapkan undang-undang pada 15 Agustus. Undang-undang menetapkan hari libur resmi pengganti jika tanggal tersebut jatuh pada hari Minggu, sementara aturan ketenagakerjaan umumnya menjadikan hari libur ini sebagai hari libur tidak bekerja dan berbayar bagi karyawan.[1][2]
Makna Hari Raya Maria Diangkat ke Surga
Kepercayaan Katolik yang diperingati pada hari raya ini menyatakan bahwa, pada akhir hidupnya di dunia, Maria diangkat dengan tubuh dan jiwa ke dalam kemuliaan surgawi. Paus Pius XII secara resmi menetapkan kepercayaan ini sebagai dogma pada 1950; dokumen kepausan tersebut juga menjelaskan bahwa devosi kepada Maria Diangkat ke Surga telah lama menjadi bagian dari ibadah Gereja.[3]
Aturan hari libur umum Monako
Undang-Undang Monako No. 798 tanggal 18 Februari 1966 mencantumkan Hari Raya Maria Diangkat ke Surga sebagai salah satu hari libur umum resmi Kepangeranan. Undang-undang tersebut menetapkan bahwa jika 15 Agustus jatuh pada hari Minggu, hari Senin berikutnya juga menjadi hari libur resmi. Undang-undang tidak menetapkan hari pengganti jika hari raya ini jatuh pada hari lain dalam minggu tersebut.[1]
Undang-Undang No. 800 mengatur ketentuan ketenagakerjaan untuk hari libur resmi. Pengumuman resmi dalam lembaran negara Monako menyebut Hari Raya Maria Diangkat ke Surga sebagai hari libur tidak bekerja dan berbayar bagi semua karyawan, apa pun metode pengupahannya. Periksa jam buka masing-masing usaha, bank, dan penyedia transportasi.[2]
Peringatan keagamaan di Monako
Keuskupan Monako memperingati hari raya ini dengan ibadah gereja. Pengumuman keuskupan tentang Hari Raya Maria Diangkat ke Surga mendokumentasikan Misa dan ibadah lainnya, termasuk layanan dalam bahasa Prancis, Inggris, dan Italia. Periksa pengumuman terbaru Keuskupan untuk mengetahui waktu ibadah.[4]
Bagi penduduk dan pengunjung, hari libur resmi serta peringatan keagamaan oleh keuskupan merupakan hal setempat yang dapat dikonfirmasi dari sumber resmi. Periksa pengaturan transportasi sebelum bepergian.[1][4]
Hal yang perlu diketahui dalam kegiatan sehari-hari
Karena menurut hukum hari libur ini merupakan hari libur tidak bekerja dan berbayar bagi karyawan, pengaturan kerja biasa akan terdampak. Tanyakan langsung kepada usaha atau layanan yang hendak Anda gunakan mengenai jam buka atau jadwalnya.[1][2]
Tanya jawab tentang Hari Raya Maria Diangkat ke Surga di Monako
Kapan Hari Raya Maria Diangkat ke Surga di Monako?
Hari raya ini diperingati pada 15 Agustus. Jika tanggal tersebut jatuh pada hari Minggu, hukum Monako juga menetapkan hari Senin berikutnya sebagai hari libur resmi.[1]
Apakah karyawan mendapat hari libur berbayar?
Aturan ketenagakerjaan Monako umumnya menjadikan hari libur resmi sebagai hari libur tidak bekerja dan berbayar bagi karyawan, apa pun metode pengupahannya. Ketentuan hukum mengatur kondisi kerja, jadi tanyakan kepada pemberi kerja mengenai pengaturan yang berlaku jika Anda mungkin harus bekerja.[2]
Apakah toko, bank, dan transportasi umum tutup?
Sebelum bepergian, periksa jam buka dan jadwal kepada usaha atau penyedia transportasi terkait.
Apakah ada Misa khusus di Monako?
Keuskupan Monako telah mendokumentasikan Misa dan ibadah lain untuk hari raya ini, termasuk layanan dalam beberapa bahasa. Periksa jadwal terbaru kepada Keuskupan atau paroki.[4]
Sumber dan referensi
Sumber yang digunakan untuk Hari Raya Maria Diangkat ke Surga di Monako:
- Loi n° 798 du 18 février 1966 portant fixation des jours fériés légaux- Légimonaco
- Circulaire n° 2025‑6 du 15 juillet 2025 relative au vendredi 15 août 2025, jour de l'Assomption, jour férié légal.- Journal de Monaco
- Munificentissimus Deus (November 1, 1950)- The Holy See
- Assomption de la Vierge Marie- Diocese of Monaco