Iduladha (Eid al-Adha) di Senegal
Di Senegal, Iduladha secara luas disebut Tabaski dan merupakan hari libur resmi. Hari itu memadukan ibadah dengan perhatian nasional pada pasar dan pasokan domba, sementara undang-undang menetapkan aturan khusus jika hari raya jatuh pada hari Minggu.[1][2][3]
Makna dan nama
Iduladha memperingati kesediaan Nabi Ibrahim untuk berkurban sebagai bentuk ketaatan kepada Tuhan. Kepresidenan Senegal menggambarkan pengorbanan itu sebagai pelajaran tentang iman, kewajiban, dan solidaritas; hari raya ini lazim disebut Tabaski di negara tersebut.[2]
Salat dan persiapan
Salat Id merupakan salah satu ibadah utama. Kepresidenan Senegal mendokumentasikan salat di Masjid Agung Dakar, yang dipimpin imamnya dan dihadiri tokoh agama, pejabat sipil, serta jemaah.[2]
Persiapan juga terlihat dalam perdagangan ternak. Arahan pemerintah untuk Tabaski mengatur pengangkutan domba, pasokan ke pasar, serta penyiapan tempat penjualan resmi. Arahan itu juga mengoordinasikan langkah keselamatan dan kesehatan hewan di sepanjang rantai pasokan ternak.[3]
Hari libur menurut hukum
Undang-undang Senegal mencantumkan Tabaski sebagai salah satu hari libur resmi dan menyatakan bahwa hari libur resmi merupakan hari tidak bekerja. Jika Tabaski jatuh pada hari Minggu, hari Senin berikutnya juga menjadi hari libur. Undang-undang secara terpisah menyebut sejumlah hari libur yang sekaligus tidak bekerja dan berbayar; Tabaski tidak termasuk dalam daftar berbayar itu, sehingga ketentuan yang dikutip tidak menetapkan hak umum atas hari libur berbayar untuk Tabaski.[1][4]
Wisatawan sebaiknya memeriksa keadaan bank, toko, dan layanan transportasi, terutama selama hari raya dan masa perdagangan domba yang ramai.[3]
Waktu perayaan
Tabaski mengikuti tanggal 10 Zulhijah dalam kalender lunar Islam, sehingga tanggalnya bergeser dalam kalender Gregorian. Aturan hari Minggu di Senegal berlaku jika hari raya itu sendiri jatuh pada hari tersebut; periksa pengumuman resmi untuk mengetahui tanggal peringatan setempat.[1]
Pertanyaan yang sering diajukan
Apakah Tabaski merupakan hari libur umum di Senegal?
Ya. Undang-undang Senegal mencantumkan Tabaski sebagai hari libur resmi dan menetapkan bahwa hari libur resmi merupakan hari tidak bekerja.[1]
Apakah hari Senin menjadi hari libur jika Tabaski jatuh pada hari Minggu?
Ya. Undang-undang menetapkan hari Senin berikutnya sebagai hari libur jika Tabaski jatuh pada hari Minggu.[1]
Apakah hari itu otomatis berbayar?
Apa yang mungkin memengaruhi perjalanan dan belanja?
Persiapan pemerintah mencakup pengangkutan domba, pasokan pasar, dan tempat penjualan ternak resmi. Sebelum berangkat, periksa jam buka toko dan layanan transportasi.[3]
Sumber dan referensi
Sumber yang digunakan untuk Iduladha (Eid al-Adha) di Senegal:
- Le manuel du travailleur - Chapitre 5 : Fêtes légales- International Labour Organization, NATLEX
- Tabaski 2025: The President of the Republic calls for unity and national solidarity- Presidency of the Republic of Senegal
- Conseil interministériel sur la préparation de la Tabaski et la lutte contre le vol de bétail : les décisions prises par le Premier Ministre- Government of Senegal, Office of the Prime Minister
- Loi n°2013-06 du 11 décembre 2013 complétant et modifiant certaines dispositions de la loi n°74-52 du 4 novembre 1974 relative à la fête nationale et aux fêtes légales, modifiée- Journal Officiel de la République du Sénégal / International Labour Organization, NATLEX