Hari libur nasional di Guinea

Iduladha (Eid al-Adha) di Guinea

Iduladha (Eid al-Adha) tercantum sebagai hari libur nasional di Guinea. Gunakan tanggal di bawah ini untuk merencanakan ke depan dan memeriksa apakah hari libur pengganti berlaku.

Kemunculan berikutnya

Minggu

Google Kalender

Tanggal Iduladha (Eid al-Adha)

5
TanggalHariHari pengganti
RabuTidak
MingguTidak
JumatTidak
SelasaTidak
SabtuTidak

Iduladha (Eid al-Adha) di Guinea

Di Guinea, Iduladha dikenal sebagai Tabaski dan merupakan hari libur resmi nasional yang memperingati pengorbanan Abraham. Laporan resmi menggambarkan salat berjemaah, penyembelihan hewan kurban, dan pertemuan yang menekankan solidaritas dan kebersamaan.[1][3]

Makna dan kedudukannya di Guinea

Dekret Guinea tentang hari libur resmi menyebut Tabaski sebagai hari raya pengorbanan Abraham dan mencantumkannya sebagai hari libur resmi. Peringatan ini merupakan bagian dari perayaan Iduladha yang lebih luas di kalangan umat Islam, tetapi hukum Guinea memberikan status nasional khusus kepadanya.[1]

Laporan resmi dari Kankan dan Conakry menunjukkan bagaimana hari raya ini diperingati dalam kehidupan publik: para jemaah berkumpul untuk salat berjemaah, dan pesan para pemimpin nasional menyoroti iman, persaudaraan, dan solidaritas. Laporan dari Kankan juga mencatat penyembelihan domba sebagai bagian dari ritual. Contoh-contoh ini mendokumentasikan peringatan di tempat tertentu; contoh tersebut tidak membuktikan bahwa setiap komunitas menjalankan tata cara yang sama.[3][4]

Cara orang memperingati hari ini

Laporan Kepresidenan Guinea menggambarkan ribuan jemaah berkumpul di masjid agung Kankan untuk salat Id, yang dilanjutkan dengan khotbah dan doa. Laporan itu juga mencatat pertemuan keluarga dan masyarakat sebagai bagian dari perayaan tersebut. Laporan pemerintah yang berbeda mendokumentasikan salat Id di Grande Mosquée Fayçal di Conakry, menunjukkan bahwa salat berjemaah dalam jumlah besar juga merupakan bagian dari peringatan publik di ibu kota.[3][4]

Laporan Kankan mencatat penyembelihan seekor domba sebagai bagian dari ritual, sesuai dengan keterangan dalam dekret Guinea yang menyebut Tabaski sebagai hari raya pengorbanan Abraham. Laporan resmi yang tersedia mendukung adanya salat, kurban, pertemuan, dan solidaritas dalam perayaan yang mereka gambarkan; laporan tersebut tidak memverifikasi hidangan tertentu atau satu pola makan bersama yang berlaku di seluruh negeri.[1][3]

Hari libur nasional dan dampak praktis

Dekret mencantumkan Tabaski dan hari setelah Tabaski sebagai hari libur resmi, dengan penghentian kerja dan cuti berbayar yang berlaku di sektor publik, swasta, dan campuran di seluruh negeri. Dekret mengecualikan tempat usaha atau layanan yang pekerjaannya tidak dapat dihentikan. Kode Ketenagakerjaan Guinea juga menyatakan bahwa hari libur resmi tetap dibayar meskipun jatuh pada hari Minggu, serta menetapkan upah tambahan bagi pekerja yang diwajibkan bekerja di layanan yang tidak dapat berhenti.[1][2]

Lalu lintas dapat lebih padat selama masa hari raya. Pemerintah Guinea telah mengimbau masyarakat untuk berhati-hati di jalan selama masa ketika banyak orang bepergian dari Conakry ke kota-kota pedalaman untuk merayakannya. Wisatawan sebaiknya memastikan jadwal transportasi dan jam operasional usaha secara setempat; periksa jam buka bank dan toko sebelum pergi.[5]

Pertanyaan yang sering diajukan

Apakah Tabaski merupakan hari libur nasional di Guinea?

Ya. Dekret Guinea mencantumkan Tabaski sebagai hari libur resmi nasional, dengan penghentian kerja dan perlindungan upah di seluruh sektor publik, swasta, dan campuran, kecuali untuk layanan yang tidak dapat berhenti.[1]

Kapan Iduladha diperingati di Guinea?

Iduladha diperingati pada 10 Zulhijah. Tanggalnya dalam kalender Gregorian berubah dari tahun ke tahun; dekret Guinea menyebut hari raya ini tanpa menetapkan tanggal Gregorian.[1]

Apakah hari setelah Tabaski juga merupakan hari libur?

Ya. Dekret Guinea mencantumkan hari setelah Tabaski sebagai hari libur resmi tersendiri. Dekret yang sama menetapkan aturan pengganti pada hari kerja berikutnya untuk Hari Kemerdekaan, Tahun Baru Masehi, dan Idulfitri jika jatuh pada hari libur kerja, tetapi tidak memperluas aturan itu ke Tabaski.[1]

Apakah toko, bank, dan transportasi beroperasi seperti biasa?

Undang-undang mewajibkan penghentian kerja pada hari libur, kecuali pada layanan yang tidak dapat menghentikan operasi. Periksa jam buka bank dan toko sebelum pergi. Laporan pemerintah juga mencatat peningkatan perjalanan darat dari Conakry ke kota-kota pedalaman, jadi periksa pengaturan transportasi setempat.[1][5]

Sumber dan referensi

Sumber yang digunakan untuk Iduladha (Eid al-Adha) di Guinea:

  1. Décret D/2022/0526/PRG/CNRD/SGG modifiant le décret relatif aux fêtes légales, chômées et payées en République de Guinée- Présidence de la République de Guinée, Secrétariat Général du Gouvernement
  2. Code du travail de Guinée (L/2014/072/CNT)- GuinéeLex
  3. Tabaski 2023 : Le Chef de l’État communie avec les Musulmans de Kankan- Présidence de la République de Guinée
  4. Fête de la Tabaski : Un message d’unité, de solidarité et de paix- Primature de la République de Guinée
  5. Communiqué du Gouvernement- Gouvernement de la République de Guinée
Lihat semua hari libur nasional di Guinea