Iduladha (Eid al-Adha) (Tabaski) di Burkina Faso
Dikenal sebagai Tabaski di Burkina Faso, Iduladha memperingati ketundukan Ibrahim kepada Tuhan. Negara ini menetapkan hari raya tersebut sebagai hari libur berbayar dan bukan hari kerja; laporan resmi menggambarkan salat berjemaah, khotbah, dan penyembelihan hewan kurban bagi mereka yang mampu melakukannya.[1][3]
Hari libur umum berbayar
Majelis legislatif Burkina Faso mencantumkan Tabaski sebagai salah satu hari libur berbayar dan bukan hari kerja di negara itu. Pengumuman Kementerian Pelayanan Publik menetapkan bahwa hari libur ini berlaku secara nasional bagi pemberi kerja dan pekerja di sektor publik maupun swasta; tempat kerja yang memberikan layanan berkelanjutan harus mengatur layanan minimum.[1][2]
Uraian legislatif yang sama menyatakan bahwa hari setelah hari libur resmi yang jatuh pada hari Minggu tidak lagi otomatis ditetapkan sebagai hari bukan kerja. Karena itu, aturan tersebut tidak memberikan hari pengganti.[1]
Makna dan perayaan keagamaan
Kementerian Administrasi Teritorial Burkina Faso menjelaskan bahwa Tabaski memperingati ketundukan Ibrahim kepada Tuhan. Uraiannya menyebutkan bahwa kurban mengenang peristiwa ketika Ibrahim menerima perintah Tuhan untuk mempersembahkan putranya, Ismail.[3]
Laporan resmi dari Ouagadougou menggambarkan salat Id berjemaah dalam skala besar yang dipimpin Imam Besar kota tersebut, dilanjutkan dengan doa, khotbah, dan momen kebersamaan. Khotbah itu mengaitkan Tabaski dengan pengorbanan, berbagi, toleransi, dan ketundukan kepada Tuhan.[4]
Kurban dan solidaritas
Uraian kementerian tentang hari raya ini menyebutkan bahwa umat Muslim yang mampu dapat mengurbankan hewan sehat demi Allah. Imam yang dikutip dalam laporan tersebut mengatakan bahwa kurban dapat dilaksanakan selama tiga hari setelah Tabaski, dan menyebut domba, kambing, sapi, atau unta sebagai hewan yang dapat dikurbankan.[3]
Laporan yang sama mencatat seruan untuk membantu masyarakat miskin dan pengungsi internal. Laporan pemerintah berikutnya juga menggambarkan solidaritas dan kohesi sosial sebagai tema khotbah publik, yang menunjukkan bahwa nilai-nilai ini muncul dalam pesan resmi seputar perayaan tersebut.[3][4]
Merencanakan kegiatan hari itu
Karena Tabaski ditetapkan sebagai hari libur berbayar dan bukan hari kerja, layanan rutin di sektor publik dan swasta mungkin terbatas. Pengumuman kementerian mewajibkan layanan minimum di sektor yang beroperasi tanpa henti. Pastikan jam operasional dan pengaturan transportasi kepada masing-masing penyedia layanan sebelum bepergian atau membuat rencana.[1][2]
Pertanyaan yang sering diajukan
Apakah Tabaski merupakan hari libur di Burkina Faso?
Bagaimana Tabaski diperingati di Burkina Faso?
Apakah semua layanan tutup?
Kementerian mewajibkan tempat kerja di sektor yang beroperasi tanpa henti untuk tetap menyediakan layanan minimum. Toko dan operator transportasi menentukan jam operasional masing-masing, jadi tanyakan sebelum bepergian.[2]
Apakah ada hari pengganti jika Tabaski jatuh pada hari Minggu?
Majelis legislatif menyatakan bahwa hari setelah hari libur resmi yang jatuh pada hari Minggu tidak lagi otomatis ditetapkan sebagai hari bukan kerja. Uraiannya tidak memberikan hari pengganti untuk Tabaski.[1]
Sumber dan referensi
Sumber yang digunakan untuk Iduladha (Eid al-Adha) di Burkina Faso:
- Nouvelle loi sur les jours fériés : ce qui va changer- Assemblée législative de transition du Burkina Faso
- Tabaski 2025 : La journée du vendredi 6 juin chômée et payée au Burkina Faso- Ministère de la Fonction publique, du Travail et de la Protection sociale du Burkina Faso
- Fête de la Tabaski : Une célébration sous le signe de la cohésion et de la solidarité avec les déplacés- Ministère de l’Administration Territoriale et de la Mobilité du Burkina Faso
- Célébration de la Tabaski 2026 : Un appel à la paix, à l’unité et au vivre-ensemble- Service d’information du Gouvernement du Burkina Faso