Isra Mikraj di Jibuti
Di Jibuti, Isra Mikraj diakui dalam hukum sebagai hari libur umum selama satu hari dengan nama Al-Isra dan Al-Mirague. Dekret menetapkan statusnya sebagai hari tidak bekerja dan berbayar. Periksa layanan terkait sebelum berangkat.[1]
Status hukum di Jibuti
Lembaran negara resmi Jibuti mencantumkan Al-Isra dan Al-Mirague di antara “jours fériés, chômés et payés” di negara itu: hari libur umum yang ditetapkan sebagai hari tidak bekerja dan berbayar. Dekret menyebutnya sebagai hari libur satu hari. Kitab Undang-Undang Ketenagakerjaan menyatakan bahwa hari libur umum ditetapkan oleh undang-undang atau peraturan, dan berlaku bagi hubungan kerja antara pekerja dan pemberi kerja, dengan pengecualian tertentu termasuk pegawai tetap administrasi publik dan layanan keamanan.[1][2]
Dekret hari libur yang dikutip tidak menetapkan hari pengganti jika hari libur tersebut bertepatan dengan hari istirahat mingguan. Informasi kalender untuk halaman ini tidak mencantumkan hari pengganti atau hari peringatan. Dekret itu juga tidak menetapkan aturan terpisah untuk bank, toko, transportasi, atau layanan publik tertentu.[1]
Tanggal dan makna keagamaan
Peristiwa perjalanan tersebut dikaitkan dengan bulan Rajab, meskipun tidak ada kesepakatan mengenai tanggal pastinya.[3]
Nama ini menggabungkan Isra, perjalanan malam Nabi Muhammad dari Makkah ke Yerusalem, dengan Mikraj, kenaikan beliau menembus langit. Dalam kajian Islam, kisah ini dikaitkan dengan Surah Al-Isra 17:1; tafsir mengenai apakah perjalanan itu bersifat jasmani atau rohani telah menjadi perdebatan.[3]
Hal yang diketahui tentang peringatannya
Hari libur ini diakui secara hukum, tetapi upacara dan kebiasaan rumah tangga tidak dijelaskan.[1]
Bagi penduduk dan pengunjung, pembedaan yang didukung sumber adalah antara status hukum nasional hari libur ini dan beragam cara seseorang memperingati hari keagamaan. Uraian institut tersebut menjelaskan posisi perjalanan ini dalam pemikiran dan seni Islam, tetapi tidak mendokumentasikan peringatan khusus di Jibuti.[1][3]
Merencanakan kegiatan pada hari libur
Karena dekret menggolongkan peristiwa ini sebagai hari tidak bekerja dan berbayar, jadwal kerja biasa mungkin terdampak. Teksnya tidak memuat daftar penutupan atau jam buka untuk setiap layanan, sehingga wisatawan sebaiknya mengonfirmasi langsung kepada kantor, bank, toko, atau penyedia transportasi sebelum membuat rencana.[1][2]
Dekret yang ditelaah tidak menetapkan aturan hari pengganti. Untuk kalender pada halaman ini, tidak tercantum hari pengganti atau hari peringatan; periksa kalender tahunan terkait untuk tanggal yang direncanakan.[1]
Pertanyaan yang sering diajukan
Apakah Isra Mikraj merupakan hari libur umum di Jibuti?
Ya. Lembaran negara resmi Jibuti mencantumkan Al-Isra dan Al-Mirague sebagai hari libur umum selama satu hari, tidak bekerja dan berbayar.[1]
Kapan Isra Mikraj diperingati?
Peristiwa perjalanan tersebut dikaitkan dengan bulan Rajab, meskipun tidak ada kesepakatan mengenai tanggal pastinya.[3]
Apakah bank, toko, dan transportasi umum tutup?
Tanyakan langsung jam buka kepada layanan yang ingin Anda gunakan.[1]
Apakah ada makanan atau upacara khas Jibuti?
Tidak ada upacara atau hidangan khas Jibuti yang ditetapkan secara umum untuk hari libur ini.[1]
Sumber dan referensi
Sumber yang digunakan untuk Isra Mikraj di Jibuti:
- Arrêté n° 80-0931/PR portant rectificatif de l’arrêté n° 77-347/PR/MI du 4.10.1977 règlementant les jours fériés, chômés et payés en République de Djibouti. - eJO- Journal Officiel de la République de Djibouti
- Loi n° 133/AN/05/5ème L portant Code du Travail. - eJO- Journal Officiel de la République de Djibouti
- miʿrāj | The Institute of Ismaili Studies- The Institute of Ismaili Studies