Hari Raya Maria Diangkat ke Surga di Wallis dan Futuna
Hari Raya Maria Diangkat ke Surga diperingati pada 15 Agustus dan tercantum sebagai hari libur di Wallis dan Futuna. Catatan setempat menguraikan ibadah gereja serta upacara adat dan pertemuan komunitas, terutama di Hahake, Wallis.[1][2][3]
Status dan tanggal hari libur
Ketetapan Prefek tahun 2025 mencantumkan Hari Raya Maria Diangkat ke Surga sebagai salah satu hari libur di Wallis dan Futuna serta menyebut hari-hari tersebut sebagai hari tidak bekerja dan dibayar. Ketetapan itu menetapkan 15 Agustus sebagai tanggal hari raya. Karena ketetapan tersebut berlaku tahunan, isinya memastikan daftar untuk tahun itu dan bukan aturan umum tentang hari pengganti.[1]
Hari Raya Maria Diangkat ke Surga diperingati pada 15 Agustus. Laporan pemerintah dan daftar pariwisata wilayah tersebut juga mengaitkan tanggal 15 Agustus dengan hari raya ini.[2][3]
Makna hari raya
Bagi umat Katolik, Hari Raya Maria Diangkat ke Surga memperingati Maria yang diangkat ke dalam kemuliaan surgawi, jiwa dan raga, pada akhir hidupnya di bumi. Paus Pius XII secara resmi menetapkan kepercayaan ini sebagai dogma Katolik pada 1950.[4]
Di Wallis dan Futuna, hari raya ini juga merupakan perayaan keagamaan setempat. Daftar pariwisata wilayah untuk perayaan tahun 2022 menyebutkan adanya Misa di setiap distrik di Wallis dan setiap kerajaan di Futuna. Daftar tersebut tidak memberikan jadwal tetap, sehingga pengunjung sebaiknya memeriksa waktu ibadah setempat.[3]
Perayaan terdokumentasi di Hahake
Catatan pemerintah tentang perayaan tahun 2018 menempatkan hari raya paroki distrik Hahake di Mata’Utu, di Lapangan Sagato Soane yang memiliki nilai simbolis dan berhadapan dengan istana kerajaan. Catatan itu melaporkan bahwa pertemuan tersebut dihadiri Raja Uvea dan Dewan Kepala Adat Agung, serta perwakilan negara, politik, dan administrasi.[2]
Catatan itu menguraikan upacara kava yang disiapkan warga Falaleu, lalu dilanjutkan dengan katoaga. Catatan tersebut menjelaskan bahwa persembahan Falaleu kepada Raja mencakup kerajinan tangan serta hasil bumi dan ternak. Laporan itu juga mencatat santapan bersama untuk umum di fale fono dewan kepala adat dan pertunjukan tari oleh desa Ahoa dan Liku.[2]
Merencanakan kegiatan saat hari libur
Ketetapan hari libur menetapkan Hari Raya Maria Diangkat ke Surga sebagai hari libur yang tidak bekerja dan dibayar. Periksa jam buka dan layanan secara langsung kepada masing-masing penyedia.[1]
Catatan pemerintah mendokumentasikan upacara dan pertemuan tertentu di Hahake; catatan itu tidak boleh dianggap sebagai program setiap tahun atau untuk setiap pulau. Daftar pariwisata memberikan gambaran lebih luas tentang Misa, tetapi pengunjung sebaiknya mengonfirmasi pengaturan terkini kepada paroki atau layanan pariwisata setempat.[2][3]
Pertanyaan yang sering diajukan
Kapan Hari Raya Maria Diangkat ke Surga diperingati di Wallis dan Futuna?
Hari ini diperingati pada 15 Agustus. Ketetapan hari libur wilayah tahun 2025 mencantumkan tanggal tersebut untuk hari raya ini.[1]
Apakah Hari Raya Maria Diangkat ke Surga merupakan hari libur?
Ya. Ketetapan Prefek tahun 2025 memasukkannya sebagai salah satu hari libur wilayah yang ditetapkan sebagai hari tidak bekerja dan dibayar.[1]
Apakah ada hari pengganti jika 15 Agustus jatuh pada akhir pekan?
Ketetapan tahun 2025 menetapkan 15 Agustus dan tidak menyebutkan aturan umum untuk tahun-tahun lainnya.[1]
Apakah toko, bank, dan layanan transportasi buka?
Periksa jam buka langsung kepada bisnis, bank, atau layanan transportasi yang hendak Anda gunakan.[1]
Apa yang dapat diharapkan pengunjung saat perayaan setempat?
Daftar pariwisata wilayah tersebut menyebutkan Misa di setiap distrik Wallis dan setiap kerajaan di Futuna untuk perayaan yang dicantumkan. Sebelum hadir, pastikan waktu ibadah dan akses setempat.[3]
Sumber dan referensi
Sumber yang digunakan untuk Hari Raya Maria Diangkat ke Surga di Wallis & Futuna:
- Arrêté jours fériés 2025- Les services de l'État et du Territoire à Wallis et Futuna
- Fête de l'Assomption, le 15 août 2018 à Wallis.- Les services de l'État et du Territoire à Wallis et Futuna
- Bonne fête de l'Assomption- Tourisme à Wallis et Futuna
- Munificentissimus Deus (November 1, 1950)- The Holy See