Jumat Agung di Venezuela
Jumat Agung, atau Viernes Santo, memperingati Sengsara dan wafat Yesus Kristus serta merupakan bagian dari peringatan Pekan Suci di Venezuela. Undang-undang ketenagakerjaan Venezuela menetapkannya sebagai hari libur umum; pekerjaan umumnya dihentikan dan tempat kerja ditutup untuk umum dengan tunduk pada pengecualian hukum.[1][2]
Makna dan kedudukannya dalam Pekan Suci
Dalam kalender Katolik yang digunakan Konferensi Waligereja Venezuela, Pekan Suci mengenang hari-hari terakhir kehidupan Yesus, sejak masuknya ke Yerusalem hingga Sengsara dan Kebangkitan-Nya. Jumat Agung merupakan bagian dari Trihari Paskah, yang dimulai pada malam Kamis Putih dan berlanjut hingga Sabtu Suci.[2]
Tanggalnya berubah mengikuti Paskah. Jumat Agung jatuh pada hari Jumat sebelum Hari Minggu Paskah.[2]
Status hukum dan hari kerja
Pasal 184 Undang-Undang Organik Ketenagakerjaan Venezuela menetapkan Kamis Putih dan Jumat Agung sebagai hari libur untuk keperluan ketenagakerjaan. Pasal itu menyatakan bahwa pekerjaan dihentikan dan tempat kerja tetap ditutup untuk umum pada hari libur, kecuali untuk kegiatan yang tercakup dalam pengecualian undang-undang.[1]
Undang-Undang Hari Libur Nasional mencantumkan beberapa tanggal nasional tetap, tetapi tidak memasukkan Jumat Agung ke dalam daftar tersebut. Status hari libur Jumat Agung berasal dari undang-undang ketenagakerjaan. Ketentuan yang dikutip tidak menetapkan tanggal pengganti jika hari itu jatuh pada akhir pekan.[1][3]
Ibadah dan prosesi
Kalender liturgi Konferensi Waligereja Venezuela menggambarkan Jumat Agung sebagai peringatan Sengsara Tuhan. Ibadah yang ditetapkan mencakup pembacaan kitab suci, penghormatan salib, dan komuni; kalender itu juga menetapkan hari tersebut sebagai hari puasa dan pantang.[2]
Sebuah kajian yang diterbitkan dalam jurnal hukum Universitas Carabobo menggambarkan peringatan di Venezuela yang mencakup ibadah untuk merenungkan “Tujuh Sabda”, prosesi Jalan Salib, dan prosesi yang membawa patung Santo Sepulcro. Kajian itu menyebut Caracas dan La Asunción di Pulau Margarita sebagai sejumlah tempat dengan prosesi yang dikenal, sementara praktiknya berbeda-beda menurut komunitas.[3]
Hal yang dapat diperkirakan pengunjung
Undang-undang ketenagakerjaan menjadi dasar untuk memperkirakan banyak tempat kerja akan tutup untuk umum, tetapi undang-undang itu memberikan pengecualian dan tidak menetapkan bahwa semua toko atau layanan tutup. Periksa jam buka bank, restoran, toko, dan penyedia transportasi umum sebelum membuat rencana.[1]
Jumat Agung di Venezuela: pertanyaan yang sering diajukan
Apakah Jumat Agung merupakan hari libur umum di Venezuela?
Ya. Pasal 184 Undang-Undang Organik Ketenagakerjaan mencantumkan Jumat Agung sebagai hari libur untuk keperluan ketenagakerjaan dan menetapkan pekerjaan dihentikan serta tempat kerja ditutup untuk umum, dengan tunduk pada pengecualian hukum.[1]
Kapan Jumat Agung jatuh?
Jumat Agung jatuh pada hari Jumat sebelum Hari Minggu Paskah. Tanggalnya berubah setiap tahun mengikuti Paskah.[2]
Apakah bank, toko, dan restoran buka?
Undang-undang menetapkan tempat kerja ditutup untuk umum pada hari libur, dengan sejumlah pengecualian. Tanyakan langsung jam buka bank, toko, dan restoran.[1]
Apakah ada prosesi pada Jumat Agung?
Kajian jurnal hukum Universitas Carabobo mendokumentasikan prosesi Jalan Salib dan Santo Sepulcro di sejumlah komunitas Venezuela, termasuk Caracas dan La Asunción di Pulau Margarita. Peringatan setempat berbeda-beda.[3]
Sumber dan referensi
Sumber yang digunakan untuk Jumat Agung di Venezuela:
- Ley Orgánica del Trabajo, los Trabajadores y las Trabajadoras- Economic Commission for Latin America and the Caribbean (ECLAC)
- Calendario Litúrgico-Pastoral 2020–2021- Conferencia Episcopal Venezolana
- Magia y Religión en la Semana Santa Venezolana- Universidad de Carabobo, Facultad de Ciencias Jurídicas y Políticas