Senin Pentakosta di St. Pierre & Miquelon
Senin Pentakosta, atau Lundi de Pentecôte, merupakan hari libur umum resmi di St. Pierre dan Miquelon menurut Kitab Undang-Undang Ketenagakerjaan Prancis. Tanggalnya berubah mengikuti Paskah, sedangkan hak karyawan untuk libur bergantung pada aturan di tempat kerja yang berlaku.[1][2][3]
Status hukum dan hari libur
Kitab Undang-Undang Ketenagakerjaan Prancis mencantumkan Senin Pentakosta sebagai salah satu hari libur umum resminya. Kitab tersebut juga memiliki bagian yang mencakup St. Pierre dan Miquelon, dengan pengecualian setempat tertentu. Pencantuman sebagai hari libur resmi menetapkan statusnya, tetapi tidak dengan sendirinya berarti setiap karyawan wajib diliburkan.[1][2]
Bagi karyawan sektor swasta, aturan umumnya adalah bahwa hari libur selain 1 Mei merupakan hari tanpa bekerja jika ditetapkan dalam perjanjian kerja bersama, perjanjian sektor, perjanjian perusahaan, atau, jika tidak ada yang berlaku, oleh pemberi kerja. Jika hari libur merupakan hari tanpa bekerja, karyawan dengan masa kerja minimal tiga bulan umumnya tetap menerima upahnya. Karena itu, penduduk sebaiknya memeriksa pengaturan di tempat kerja, alih-alih menganggap bahwa mereka dijamin mendapat hari libur.[3]
Pengecualian setempat untuk aturan hari solidaritas
Ketentuan khusus dalam Kitab Undang-Undang Ketenagakerjaan untuk St. Pierre dan Miquelon menyatakan bahwa beberapa pasal yang mengatur journée de solidarité tahunan tidak berlaku di sana. Pasal-pasal itu mencakup ketentuan yang mengizinkan hari libur umum yang sebelumnya merupakan hari tanpa bekerja, seperti Senin Pentakosta, digunakan untuk tujuan tersebut. Dengan demikian, aturan umum di Prancis daratan yang dapat menjadikan Senin Pentakosta sebagai hari kerja untuk solidaritas tidak berlaku dengan cara yang sama di kepulauan ini.[2][3]
Makna dan peringatan setempat
Dalam kalender Kristen, Pentakosta memperingati turunnya Roh Kudus kepada para rasul, lima puluh hari setelah Paskah. Senin Pentakosta jatuh setelah Minggu Pentakosta. Konferensi Waligereja Prancis menyebutkan bahwa perayaan Pentakosta secara historis berlangsung selama tiga hari dan bahwa hari Senin dahulu merupakan kewajiban keagamaan.[4]
Senin Pentakosta merupakan hari libur umum berlatar belakang Kristen, dan tanggalnya berubah setiap tahun karena terkait dengan Paskah.[1][4]
Merencanakan layanan dan perjalanan
Status sebagai hari libur umum resmi tidak memastikan bahwa semua kantor, bank, toko, atau layanan transportasi di kepulauan ini akan tutup. Pengaturan kerja sektor swasta berbeda-beda. Penduduk dan pengunjung sebaiknya menanyakan langsung kepada kantor, usaha, atau operator transportasi yang akan digunakan.[2][3]
Senin Pentakosta di St. Pierre dan Miquelon: tanya jawab
Apakah Senin Pentakosta merupakan hari libur umum di St. Pierre dan Miquelon?
Apakah semua orang mendapat hari libur?
Daftar hari libur tersebut tidak menjamin hari libur umum bagi setiap karyawan. Bagi pekerja sektor swasta, statusnya sebagai hari tanpa bekerja bergantung pada perjanjian yang berlaku atau keputusan pemberi kerja.[3]
Apakah Senin Pentakosta dapat digunakan sebagai journée de solidarité di sana?
Kitab Undang-Undang Ketenagakerjaan menyatakan bahwa ketentuan yang mengatur journée de solidarité tidak berlaku di St. Pierre dan Miquelon, termasuk ketentuan yang dapat menetapkan Senin Pentakosta untuk tujuan tersebut.[2]
Sumber dan referensi
Sumber yang digunakan untuk Senin Pentakosta di St. Pierre & Miquelon:
- Section 1 : Dispositions générales (Articles L3133-1 à L3133-3-2) - Légifrance- Légifrance
- Titre II : Guadeloupe, Guyane, Martinique, Mayotte, La Réunion, Saint-Barthélemy, Saint-Martin et Saint-Pierre-et-Miquelon (Articles L3421-1 à L3423-9) - Légifrance- Légifrance
- Jours fériés et ponts dans le secteur privé | Service Public Entreprendre- Direction de l'information légale et administrative (Premier ministre)
- La Pentecôte- Conférence des évêques de France