Jumat Agung di Selandia Baru
Jumat Agung adalah hari libur nasional di seluruh Selandia Baru dan hari khidmat dalam kalender Kristen. Hari ini mengenang sengsara dan wafat Yesus serta membawa hak ketenagakerjaan dan pembatasan perdagangan toko khusus menurut hukum Selandia Baru.[1][4]
Hari libur dengan tanggal yang berubah
Holidays Act 2003 mencantumkan Jumat Agung sebagai hari libur nasional. Tanggalnya berubah mengikuti Paskah dan selalu jatuh pada hari Jumat.[1][5]
Hak libur bergantung pada pola kerja setiap pegawai: pegawai berhak mendapat hari libur berbayar ketika Jumat Agung jatuh pada hari yang biasanya mereka jalani sebagai hari kerja. Pegawai yang bekerja pada hari itu harus menerima upah sekurang-kurangnya satu setengah kali untuk jam kerja. Jika hari itu biasanya merupakan hari kerja mereka, umumnya mereka juga berhak atas hari libur pengganti.[2]
Makna dan peringatan Kristen
Dalam kalender Kristen, Jumat Agung mengenang sengsara dan wafat Yesus, mulai dari peristiwa di Getsemani hingga penyaliban-Nya. Konferensi Uskup Katolik Selandia Baru menjelaskan bahwa hari ini merupakan bagian dari Triduum Paskah, tiga hari untuk mengenang sengsara, wafat, dan kebangkitan Yesus.[4]
Peringatan di gereja berbeda-beda. Gereja Anglikan di Aotearoa, Selandia Baru, dan Polinesia menetapkan Jumat Agung sebagai salah satu hari suci utama. Konferensi Uskup Katolik menggambarkannya sebagai hari doa dan puasa dalam rangkaian peringatan Paskah.[4][5]
Perdagangan toko dan rencana
Jumat Agung adalah salah satu hari perdagangan terbatas di Selandia Baru. Hampir semua toko wajib tutup, meskipun beberapa boleh buka dengan syarat tertentu atau pengecualian wilayah yang telah berlaku. Kategori yang diizinkan mencakup toko tertentu yang menjual barang kebutuhan pokok dalam jumlah terbatas, pompa bensin, dan usaha yang menyajikan makanan siap santap untuk langsung dikonsumsi.[3]
Aturan ini berlaku untuk Jumat Agung di seluruh negeri; kebijakan perdagangan setempat untuk Minggu Paskah tidak mengizinkan toko buka pada Jumat Agung. Periksa langsung kepada masing-masing usaha sebelum bepergian karena pengecualian dan pengaturan jam buka dapat berbeda.[3]
Pertanyaan yang sering diajukan
Apakah Jumat Agung merupakan hari libur nasional di Selandia Baru?
Apa yang diperingati pada Jumat Agung?
Hari ini memperingati sengsara dan wafat Yesus serta merupakan bagian dari Triduum Paskah.[4]
Apakah toko buka pada Jumat Agung?
Hampir semua toko wajib tutup. Sebagian boleh buka dalam kondisi terbatas atau berdasarkan pengecualian wilayah yang telah berlaku; periksa langsung kepada toko tertentu sebelum berkunjung.[3]
Bagaimana jika saya harus bekerja pada Jumat Agung?
Jika bekerja pada hari libur nasional, Anda harus menerima upah sekurang-kurangnya satu setengah kali untuk jam kerja. Jika Jumat Agung biasanya merupakan hari kerja Anda, umumnya Anda juga berhak atas hari libur pengganti.[2]
Sumber dan referensi
Sumber yang digunakan untuk Jumat Agung di Selandia Baru:
- Public holidays and anniversary dates- Employment New Zealand
- Public holidays rights for employees- Employment New Zealand
- Restricted trading days for shops- Employment New Zealand
- The Liturgical Year | Te Whakaritenga ā Tau- New Zealand Catholic Bishops Conference
- The Lectionary / Te Maramataka, Year A – 2023- The Anglican Church in Aotearoa, New Zealand and Polynesia