Hari Kemerdekaan di Lesotho
Lesotho memperingati Hari Kemerdekaan pada 4 Oktober, untuk menandai kemerdekaannya dari Inggris pada 1966. Tanggal ini merupakan hari libur umum menurut undang-undang, dan Kode Ketenagakerjaan memberikan hak cuti berbayar kepada pekerja.[1][2]
Hari libur umum yang ditetapkan oleh undang-undang
Undang-Undang Hari Libur Umum mencantumkan Hari Kemerdekaan Nasional pada 4 Oktober sebagai hari libur umum di Lesotho. Undang-undang tersebut juga mengizinkan Raja, atas saran Menteri yang bertanggung jawab atas urusan dalam negeri, menetapkan hari libur umum tambahan melalui pemberitahuan dalam Gazette.[1]
Kode Ketenagakerjaan menyatakan setiap pekerja berhak mendapat satu hari libur dengan tetap menerima upah pada hari libur umum. Pekerja yang bekerja pada hari itu berhak mendapat upah harian normal dua kali lipat atau, berdasarkan kesepakatan dengan pemberi kerja, upah normal ditambah satu hari libur berbayar. Undang-undang tersebut memperlakukan hari libur yang tercantum sebagai hari nonbisnis untuk keperluan hukum terkait wesel dan surat sanggup bayar.[1][2]
Mengapa 4 Oktober penting
Lesotho merdeka dari Inggris pada 4 Oktober 1966. Negara yang sebelumnya dikenal sebagai Basutoland itu menjadi negara berdaulat di bawah Raja Moshoeshoe II dan Perdana Menteri Chief Leabua Jonathan.[3]
Tanggal tersebut memperingati kemerdekaan dan identitas nasional Lesotho. Dalam pidato untuk memperingati ulang tahun Hari Kemerdekaan, Raja Letsie III menyebutnya sebagai hari penting dalam sejarah negara dan mengajak Basotho untuk menghargai kemerdekaan serta persatuan mereka.[4]
Ragam peringatan resmi
Laporan yang diterbitkan menunjukkan bahwa bentuk perayaan dapat berbeda-beda. Pada suatu peringatan, para pemimpin pemerintah dan masyarakat ikut serta dalam kegiatan perbaikan jalan dan lahan, dengan acara yang direncanakan di beberapa distrik.[3]
Peringatan lain yang dilaporkan di Thaba-Bosiu mencakup doa yang dipimpin Dewan Kristen Lesotho, kunjungan ke museum, serta pertunjukan modern dan budaya.[4]
Merencanakan kegiatan pada hari itu
Undang-undang menetapkan hak cuti pekerja, tetapi tidak mewajibkan setiap toko, bank, restoran, atau layanan transportasi untuk tutup. Jam buka dan jadwal layanan dapat berbeda, jadi pengunjung sebaiknya menghubungi usaha atau operator yang hendak digunakan. Undang-undang tersebut tidak menetapkan tanggal pengganti otomatis jika 4 Oktober jatuh pada hari Minggu; undang-undang itu mengizinkan penetapan hari libur tambahan secara terpisah melalui pemberitahuan dalam Gazette.[1][2]
Hari Kemerdekaan di Lesotho: pertanyaan umum
Kapan Hari Kemerdekaan di Lesotho?
Apakah pekerja libur pada hari itu?
Kode Ketenagakerjaan memberikan hak kepada setiap pekerja untuk mendapat satu hari libur berbayar pada hari libur umum. Jika pekerja tetap bekerja, Kode tersebut menetapkan upah dua kali lipat atau, berdasarkan kesepakatan, upah normal ditambah satu hari libur berbayar sebagai pengganti.[2]
Apakah hari libur berpindah jika 4 Oktober jatuh pada hari Minggu?
Undang-Undang Hari Libur Umum mencantumkan 4 Oktober, tetapi tidak menetapkan hari pengganti otomatis. Undang-undang tersebut mengizinkan penetapan hari libur tambahan melalui pemberitahuan dalam Gazette.[1]
Apakah toko, bank, dan transportasi umum buka?
Undang-undang hari libur tidak menetapkan jam buka toko, bank, atau transportasi. Tanyakan langsung kepada usaha atau layanan yang hendak Anda gunakan.[1]
Sumber dan referensi
Sumber yang digunakan untuk Hari Kemerdekaan di Lesotho:
- Public Holidays Act 1995- International Labour Organization NATLEX
- Labour Code Order, 1992- Lesotho Legal Information Institute
- HIS MAJESTY TO LEAD INDEPENDENCE DAY CELEBRATION IN MATSIENG- Government of Lesotho (Lesotho News Agency)
- LESOTHO OUR ONLY COUNTRY- KING- Government of Lesotho (Lesotho News Agency)