Hari Kemerdekaan di Eswatini
Di Eswatini, Hari Kemerdekaan juga dikenal sebagai Hari Somhlolo. Hari ini tercantum sebagai hari libur umum pada 6 September untuk memperingati kemerdekaan negara tersebut pada 1968.[1][2]
Hari libur umum bernama Hari Somhlolo
Undang-Undang Hari Libur Umum 1938 mencantumkan “Somhlolo (Hari Kemerdekaan)” pada 6 September dalam jadwalnya. Undang-undang itu menyatakan bahwa tanggal yang tercantum merupakan hari libur umum dan menetapkan bahwa hari tersebut diperlakukan sebagai hari nonbisnis untuk keperluan hukum mengenai wesel dan surat sanggup bayar.[1]
Undang-undang menetapkan bahwa jika hari libur umum yang tercantum jatuh pada hari Minggu, hari Senin berikutnya diperingati sebagai hari libur umum. Perintah Umum Pemerintah juga memasukkan Hari Somhlolo dalam daftar hari libur umum yang disetujui bagi pegawai negeri; dokumen itu menyatakan bahwa hari libur yang jatuh pada hari Minggu dipindahkan ke hari Senin, tetapi tidak demikian jika jatuh pada hari Sabtu.[1][4]
Undang-undang menetapkan status hari libur ini, tetapi tidak ada aturan penutupan universal untuk setiap pemberi kerja, sekolah, bank, toko, atau layanan transportasi. Ketentuan undang-undang yang dikutip tentang hari bukan hari kerja secara khusus menyangkut wesel dan surat sanggup bayar, sehingga tidak menetapkan bahwa semua usaha tutup.[1]
Makna hari ini
Catatan Pemerintah Eswatini menyatakan bahwa perundingan dengan Inggris untuk memperoleh pemerintahan sendiri berpuncak pada kemerdekaan pada 6 September 1968. Catatan itu menjelaskan bahwa Raja Sobhuza II dinobatkan sebagai Raja dan Ngwenyama Swaziland merdeka dalam upacara di Stadion Nasional Somhlolo. Dalam acara itu, George Thompson, yang mewakili Ratu Inggris, menyerahkan instrumen-instrumen tersebut.[2]
Tanggal ini juga berkaitan dengan parlemen. Parlemen Eswatini mencatat bahwa Raja Sobhuza II menyampaikan Pidato Kerajaan pertama di Parlemen pada Hari Kemerdekaan 1968. Parlemen menjelaskan bahwa Pembukaan Sidang Negara menandai dimulainya masa sidang parlemen; catatan ini merujuk pada peristiwa khusus pada hari kemerdekaan, bukan program tahunan yang berulang.[3]
“Somhlolo” merujuk pada Raja Somhlolo, seorang penguasa terdahulu yang disebut dalam catatan sejarah pemerintah. Undang-Undang Hari Libur Umum menggunakan Hari Somhlolo sebagai nama Hari Kemerdekaan dalam jadwalnya, sehingga menghubungkan peringatan nasional ini dengan kemerdekaan dan monarki Eswatini.[1][2]
Peringatan dan perencanaan praktis
Pada 6 September 1968, upacara kemerdekaan berlangsung dan Raja Sobhuza II menyampaikan Pidato Kerajaan pertamanya di Parlemen. Pengunjung sebaiknya memeriksa informasi setempat terbaru mengenai acara dan kegiatan.[2][3]
Untuk perjalanan dan keperluan sehari-hari, anggap 6 September sebagai hari libur umum dan tanyakan jam buka langsung kepada kantor, bank, toko, atau operator transportasi yang hendak Anda gunakan.[1][4]
Pertanyaan yang sering diajukan
Kapan Hari Kemerdekaan di Eswatini?
Hari ini diperingati setiap tahun pada 6 September, tanggal yang dicantumkan untuk Somhlolo (Hari Kemerdekaan) dalam Undang-Undang Hari Libur Umum.[1]
Apakah Hari Kemerdekaan merupakan hari libur umum?
Jika 6 September jatuh pada hari Minggu, apakah hari Senin menjadi hari pengganti?
Apakah toko, bank, dan transportasi umum buka?
Sumber dan referensi
Sumber yang digunakan untuk Hari Kemerdekaan di Eswatini:
- Public Holidays Act, 1938- Judiciary of Eswatini (EswatiniLII)
- Who we are- Government of the Kingdom of Eswatini
- State Opening- Parliament of the Kingdom of Eswatini
- Government General Orders- Government of the Kingdom of Eswatini