Syahidnya Imam Ja'far al-Sadiq di Iran
Undang-undang hari libur resmi Iran mencantumkan wafatnya Imam Jaʿfar al-Ṣādeq pada 25 Syawal. Ia dikenang sebagai imam keenam dalam Islam Syiah Imamiyah dan otoritas penting dalam hukum agamanya.[1][2]
Hari libur nasional pada 25 Syawal
Undang-undang Iran tentang hari libur resmi mencantumkan “wafatnya Hazrat Sadiq” pada 25 Syawal sebagai salah satu hari libur resmi negara tersebut. Tanggal ini ditetapkan berdasarkan kalender lunar Islam, sehingga tanggal Masehinya bergeser dari tahun ke tahun.[1]
Undang-undang mencantumkan hari ini sebagai hari libur umum, tetapi tidak menentukan hari pengganti jika bertepatan dengan hari istirahat mingguan.[1]
Siapa Imam Jaʿfar al-Ṣādeq
Jaʿfar al-Ṣādeq adalah imam keenam dalam Syiah Imamiyah. Ia belajar dan mengajar di Madinah, dan perkataan serta tindakannya menjadi sumber penting dalam hadis dan fikih Imamiyah. Mazhab hukum yang terkait dengan Syiah Imamiyah dikenal sebagai mazhab Ja'fari.[2][3]
Sebagian besar sumber sejarah menetapkan wafatnya pada 148 H, atau 765 M. Encyclopaedia Iranica menyebut bahwa ia diduga diracun oleh Khalifah Abbasiyah al-Mansur, sembari mencatat bahwa motif politiknya tidak jelas. Karena itu, kisah peracunan tersebut sebaiknya diperlakukan sebagai riwayat yang dilaporkan, bukan fakta yang telah dipastikan.[2]
Peringatan dan perencanaan praktis
Nama resmi hari libur ini menandai wafatnya Imam Sadiq, sehingga hari ini menjadi peringatan keagamaan. Undang-undang yang dikutip menetapkan statusnya sebagai hari libur, tetapi tidak mengatur upacara, makanan, pakaian, atau adat daerah tertentu; jangan menganggap rinciannya sama di seluruh Iran.[1]
Undang-undang tersebut juga tidak mencantumkan jadwal khusus toko atau transportasi untuk hari ini. Undang-undang menyatakan bahwa pemerintah dapat mengatur layanan penting ketika menetapkan hari libur umum tambahan, tetapi ketentuan tersebut tidak menetapkan rencana layanan rutin untuk setiap hari libur. Wisatawan sebaiknya menghubungi langsung kantor, bank, toko, dan penyedia transportasi yang akan digunakan.[1]
Pertanyaan yang sering diajukan
Apakah Syahidnya Imam Ja'far al-Sadiq merupakan hari libur umum di Iran?
Ya. Undang-undang hari libur resmi Iran mencantumkan wafatnya Imam Sadiq pada 25 Syawal sebagai hari libur resmi.[1]
Kapan hari libur ini?
Hari ini jatuh pada 25 Syawal dalam kalender lunar Islam. Tanggal Masehinya berubah dari tahun ke tahun.[1]
Apakah ada hari pengganti jika jatuh pada hari istirahat mingguan?
Undang-undang hari libur yang dikutip tidak menetapkan hari pengganti untuk peringatan ini.[1]
Apakah bank, toko, dan transportasi umum akan buka?
Undang-undang tidak menetapkan jam buka atau jadwal transportasi khusus untuk hari libur ini. Sebelum bepergian atau membuat janji, tanyakan kepada penyedia layanan masing-masing.[1]
Sumber dan referensi
Sumber yang digunakan untuk Syahidnya Imam Ja'far al-Sadiq di Iran:
- لایحه قانونی تعیین تعطیلات رسمی کشور- Nezamat legal database
- JAʿFAR AL-ṢĀDEQ i. Life- Encyclopaedia Iranica
- HADITH ii. IN SHIʿISM- Encyclopaedia Iranica