Idulfitri di Iran
Idulfitri menandai berakhirnya Ramadan, bulan puasa, dan merupakan hari libur umum resmi di Iran. Undang-undang Iran menetapkan libur dua hari pada hari pertama dan kedua Syawal; entri ini ditetapkan untuk 2 Syawal.[1][5]
Hari libur umum dua hari
Undang-undang hari libur resmi Iran menetapkan Idulfitri sebagai hari libur nasional selama dua hari: hari pertama dan kedua Syawal. Undang-undang tersebut tidak menetapkan aturan umum tentang hari pengganti apabila salah satu tanggal itu jatuh pada hari istirahat mingguan.[1]
Undang-Undang Ketenagakerjaan membedakan hari libur resmi dari cuti tahunan pekerja. Undang-undang itu juga memberikan hak upah pada hari libur resmi bagi pekerja yang dibayar berdasarkan komisi. Sumber-sumber tersebut menetapkan status hukum hari libur, tetapi tidak memberikan satu aturan yang mencakup jam buka semua kantor pemerintah, bank, sekolah, toko, atau layanan transportasi.[2]
Makna dan tanggal
Idulfitri adalah hari raya yang berlangsung setelah Ramadan berakhir. Encyclopaedia Iranica menjelaskannya sebagai salah satu hari raya besar Islam yang dirayakan oleh umat Syiah dan Sunni, sehingga hari ini memiliki tempat dalam kalender keagamaan lintas komunitas di Iran.[5]
Tanggalnya mengikuti kalender Islam, bukan tanggal Gregorian yang tetap. Undang-undang Iran menetapkan hari pertama dan kedua Syawal, sedangkan entri ini ditetapkan untuk hari kedua. Perbedaan tersebut menjelaskan mengapa hari libur menurut undang-undang berlangsung selama dua tanggal.[1]
Salat dan berbagi
Salat Id merupakan ibadah yang berkaitan dengan hari raya ini. Panduan yang diterbitkan kantor perwakilan Qom dari Institut Penyusunan dan Penerbitan Karya Imam Khomeini menjelaskan bahwa salat tersebut terdiri atas dua rakaat dan dilaksanakan antara matahari terbit hingga tengah hari pada hari Id.[3]
Zakat fitrah, yang juga disebut fitrah, merupakan ibadah lain yang berkaitan dengan berakhirnya Ramadan. Situs resmi Ayatollah Agung al-Sistani menjelaskannya sebagai kewajiban, dengan syarat tertentu, untuk memberikan bahan makanan pokok atau nilai uangnya kepada penerima yang berhak. Situs tersebut menyebut gandum, jelai, kurma, kismis, dan beras sebagai beberapa contohnya.[4]
Hal yang perlu diketahui pengunjung
Karena undang-undang menetapkan kedua hari tersebut sebagai hari libur umum, janji temu rutin dan layanan yang mengikuti kalender kerja resmi mungkin terdampak. Undang-undang yang dikutip tidak memberikan jadwal untuk bank, loket pemerintah, toko, atau transportasi umum, sehingga pelancong sebaiknya memeriksa langsung kepada penyedia atau tempat yang bersangkutan sebelum membuat rencana.[1]
Undang-undang menetapkan dua hari libur, tetapi tidak merinci pola perjalanan nasional saat Idulfitri atau menjamin bahwa transportasi beroperasi dengan jadwal normal maupun jadwal hari libur. Tanyakan langsung kepada operator tentang jam layanan dan pemesanan, terutama jika perjalanan bergantung pada sambungan tertentu.[1]
Pertanyaan yang sering diajukan
Apakah Idulfitri merupakan hari libur kerja di Iran?
Kapan hari libur ini diperingati?
Undang-undang menetapkan hari pertama dan kedua Syawal. Entri kalender ini ditetapkan untuk 2 Syawal; tanggal Gregorian-nya berubah karena hari libur mengikuti kalender Islam.[1]
Apakah bank, toko, dan kantor pemerintah buka?
Periksa jam operasional kantor pemerintah dan bank sebelum Anda pergi.[1]
Apakah transportasi umum beroperasi selama Idulfitri?
Operator transportasi menentukan jam operasional masing-masing, jadi periksa jadwal layanan kepada operator bus, kereta, atau maskapai terkait.
Apakah zakat fitrah wajib?
Panduan keagamaan menyebut zakat fitrah sebagai kewajiban bagi orang yang memenuhi syarat yang ditetapkan. Zakat ini dibayarkan dalam bentuk bahan makanan pokok atau nilainya kepada penerima yang berhak. Panduan masing-masing dapat berbeda, jadi rujuk otoritas keagamaan yang Anda ikuti.[4]
Sumber dan referensi
Sumber yang digunakan untuk Libur Idulfitri di Iran:
- لایحه قانونی تعیین تعطیلات رسمی کشور- Nezamat legal database
- LABOUR LAW.PDF- International Labour Organization, NATLEX
- نمایندگی قم-موسسه تنظیم و نشر آثار امام خمینی - زمزم احکام- Institute for Compilation and Publication of Imam Khomeini’s Works, Qom representative office
- THE FIṬRAH ALMS TAX (ZAKĀT AL‑FIṬRAH)- The Official Website of the Office of His Eminence Al-Sayyid Ali Al-Husseini Al-Sistani
- FESTIVALS iii. Shi'ite- Encyclopaedia Iranica