Idulfitri di Iran: Merayakan Akhir Ramadan
Idulfitri menandai penutupan bulan suci Ramadan yang penuh kegembiraan di seluruh penjuru Iran. Jutaan warga berkumpul untuk melaksanakan salat pagi khusus dan mendistribusikan zakat wajib kepada yang membutuhkan. Kantor pemerintahan, bank, dan sekolah di seluruh negeri tutup selama hari libur nasional yang meriah ini.
Sejarah
Idulfitri memperingati berakhirnya bulan puasa Ramadan, yang dimulai pada hari pertama Syawal. Secara historis ditetapkan pada masa awal Islam, perayaan ini berfungsi sebagai hari syukur kepada Tuhan atas kekuatan spiritual yang diberikan selama berpuasa.
Tradisi & Makanan
Masyarakat Iran memulai hari dengan mengikuti salat berjemaah yang disebut Namaz-e Eid, biasanya diadakan di lapangan terbuka atau masjid besar. Sebelum menghadiri salat, keluarga membayar Zakat al-Fitr, yaitu amal berupa makanan pokok atau uang. Hidangan perayaan menampilkan makanan tradisional seperti Shirini (manisan), olahan nasi, dan berbagai hidangan daging yang dibagikan kepada kerabat yang berkunjung.
Penutupan & Perjalanan
Sebagai hari libur resmi, lembaga pemerintah, bank, universitas, dan sebagian besar toko tutup selama satu atau dua hari. Jalan raya utama mengalami kepadatan lalu lintas yang tinggi saat warga bepergian ke kampung halaman atau destinasi wisata untuk menghabiskan liburan bersama orang tercinta.
Pertanyaan tentang Idulfitri di Iran
Bagaimana tanggal pasti Idulfitri ditentukan di Iran?
Tanggal tersebut ditentukan berdasarkan terlihatnya hilal bulan Syawal, yang dikonfirmasi oleh otoritas keagamaan.
Apakah layanan transportasi umum beroperasi selama Idulfitri?
Ya, bus, kereta api, dan penerbangan beroperasi dengan jadwal normal atau libur, meskipun pemesanan di muka sangat disarankan karena tingginya permintaan perjalanan.
Sumber resmi dan referensi undang-undang
Sumber utama terverifikasi dan dekrit resmi pemerintah untuk Hari Raya Idul Fitri di Iran:
- Public holidays in Iran— What Next Holiday