Hari setelah Hari Lahir Buddha di Hong Kong
Di Hong Kong, hari setelah Hari Lahir Buddha menjadi hari libur umum jika Hari Lahir Buddha jatuh pada hari Minggu. Hari ini merupakan hari pengganti bagi lembaga publik, bank, dan sekolah; upacara keagamaan terutama berkaitan dengan Hari Lahir Buddha itu sendiri.[1][2]
Hari libur pengganti berdasarkan aturan Hong Kong
Nama ini menjelaskan pengaturan kalender, bukan tanggal festival tersendiri. Hari Lahir Buddha jatuh pada hari kedelapan bulan keempat kalender lunar; jika jatuh pada hari Minggu, Hong Kong menetapkan hari berikutnya sebagai hari libur umum penggantinya.[1][3]
Hari ini merupakan bagian dari sistem hari libur umum Hong Kong berdasarkan Ordinansi Hari Libur Umum. Panduan pemerintah menyatakan bahwa pada hari libur umum, bank, lembaga pendidikan, kantor publik, dan departemen pemerintah tidak diwajibkan buka. Aturan ini tidak dengan sendirinya mengharuskan setiap usaha swasta memberikan hari libur.[1]
Asal-usul hari libur ini
Hari setelah Hari Lahir Buddha bukan perayaan ulang tahun kedua. Hong Kong menetapkan Hari Lahir Buddha sebagai hari libur umum mulai 1999, setelah organisasi-organisasi Buddha meminta pengakuan resmi atas hari tersebut. Hari libur ini mencerminkan arti penting agama Buddha di Hong Kong dan permintaan masyarakat untuk peringatan publik.[2]
Kalender resmi Hong Kong mengikuti hari libur umum yang diundangkan. Jika hari libur umum jatuh pada hari Minggu, pemerintah menetapkan hari berikutnya sebagai hari libur pengganti; kalender menyebutnya sebagai hari setelah festival.[1]
Peringatan keagamaan dan hari setelahnya
Upacara Hari Lahir Buddha oleh umat Buddha di Hong Kong mencakup memandikan patung Buddha di kuil dan biara. Biara Po Lin di Pulau Lantau merupakan tempat penting untuk upacara, dan perayaan juga berlangsung di berbagai tempat lain di kota. Badan Pariwisata Hong Kong menjelaskan adat setempat menyantap kue hijau pahit sebelum dan sesudah festival.[3]
Adat-adat ini merupakan bagian dari peringatan Hari Lahir Buddha, bukan secara khusus hari penggantinya. Hari setelahnya memperpanjang hari libur resmi ketika hari lahir tersebut jatuh pada hari Minggu.[1][3]
Hal yang dapat diperkirakan warga dan pengunjung
Bank, sekolah, dan kantor pemerintah termasuk lembaga yang tercakup dalam aturan hari libur umum dan tidak diwajibkan buka. Aturan ini tidak menetapkan bahwa toko, restoran, atau layanan transportasi tutup, jadi tanyakan langsung kepada usaha atau penyedia layanan mengenai pengaturan hari liburnya.[1]
Hong Kong juga membedakan hari libur umum dari hari libur resmi berdasarkan Ordinansi Ketenagakerjaan. Departemen Tenaga Kerja mencantumkan Hari Lahir Buddha sebagai hari libur resmi, sedangkan hari setelahnya tidak tercantum secara terpisah dalam daftar itu. Karena itu, hak karyawan dan hari pengganti bergantung pada aturan hari libur resmi serta pengaturan hari istirahat karyawan.[4]
Pertanyaan yang sering diajukan
Apakah hari setelah Hari Lahir Buddha merupakan hari libur umum di Hong Kong?
Hari ini menjadi hari libur umum jika Hari Lahir Buddha jatuh pada hari Minggu. Pada hari libur umum, bank, lembaga pendidikan, kantor publik, dan departemen pemerintah tidak diwajibkan buka.[1]
Kapan hari pengganti ini jatuh?
Apakah setiap orang otomatis mendapat hari libur berbayar?
Apakah toko, restoran, dan transportasi umum buka?
Aturan hari libur umum menyebut bank, sekolah, kantor publik, dan departemen pemerintah; aturan itu tidak menentukan jam buka toko, restoran, atau transportasi. Tanyakan kepada usaha dan operator terkait.[1]
Sumber dan referensi
Sumber yang digunakan untuk Hari setelah Hari Lahir Buddha di Hong Kong SAR Tiongkok:
- Hong Kong Public Holidays iCal- 1823, The Government of the Hong Kong Special Administrative Region
- 香港記憶 | Hong Kong Memory - Collections - The Buddha’s Birthday- Hong Kong Memory
- Celebrate With These Time-Honoured Chinese Festivities- Hong Kong Tourism Board
- Labour Department - The Employment Ordinance, Cap. 57- Labour Department, The Government of the Hong Kong Special Administrative Region