Tahun Baru Masehi di Guinea
Di Guinea, Tahun Baru Masehi merupakan hari libur nasional yang diperingati pada 1 Januari. Dekret nasional menetapkannya sebagai hari tidak bekerja dan berbayar di sektor publik, swasta, dan campuran, serta menentukan kapan hari libur tambahan berlaku.[1]
Hari libur yang ditetapkan melalui dekret nasional
Dekret Guinea tentang hari libur resmi menyebut 1 Januari sebagai “Fête du Nouvel An.” Dekret menetapkan hari tersebut sebagai hari libur resmi di seluruh negeri bagi sektor publik, swasta, dan campuran. Dekret juga mewajibkan penghentian kerja di tempat usaha pertanian, industri, dan perdagangan, kecuali jika sifat layanan atau tempat usaha membuat pekerjaan tidak dapat dihentikan.[1]
Hari libur ini memiliki aturan hari pengganti khusus. Jika Tahun Baru Masehi bertepatan dengan hari nonkerja, hari kerja berikutnya juga ditetapkan sebagai hari libur tidak bekerja dan berbayar di seluruh negeri. Dekret menyebut Tahun Baru Masehi bersama Hari Kemerdekaan dan Idulfitri sebagai hari libur yang tercakup dalam aturan ini.[1]
Dekret menetapkan perlindungan upah bagi pekerja. Penutupan pada hari libur tidak boleh mengurangi upah bulanan atau mingguan; pekerja yang dibayar per jam, per hari, atau berdasarkan hasil berhak atas kompensasi atas pendapatan yang hilang akibat penutupan. Karyawan yang harus bekerja di layanan yang tidak dapat berhenti berhak atas upah untuk pekerjaan tersebut ditambah tunjangan dengan jumlah yang sama.[1]
Ucapan selamat Tahun Baru dalam kehidupan publik
Dekret Guinea memberi nama hari libur ini berdasarkan Tahun Baru, tetapi tidak ada kisah asal-usul nasional tertentu atau rangkaian kebiasaan tunggal yang dijalankan keluarga di seluruh negeri. Tidak ada makanan Tahun Baru, ibadah keagamaan, musik, atau praktik daerah tertentu yang telah terverifikasi, jadi hal-hal tersebut tidak boleh dianggap sebagai tradisi universal.[1]
Ucapan selamat Tahun Baru resmi merupakan salah satu bagian kehidupan publik seputar perayaan ini yang terdokumentasi. Dalam upacara yang dilaporkan oleh Kepresidenan Guinea, anggota pemerintah menyampaikan ucapan Tahun Baru kepada Presiden dan menjelaskan komitmen mereka untuk mengabdi kepada bangsa. Upacara terpisah di Istana Kepresidenan mempertemukan perwakilan lembaga publik, pasukan keamanan, administrasi publik, dan sektor swasta untuk menyampaikan harapan akan perdamaian dan kemakmuran.[2]
Dampak hari libur terhadap pekerjaan dan perencanaan
Ketentuan dekret tentang penghentian kerja berlaku luas bagi staf di semua jenis tempat usaha, sekaligus mengizinkan layanan yang tidak dapat menghentikan kegiatannya untuk tetap beroperasi. Tanyakan jam buka dan tingkat layanan kepada bank, toko, sekolah, atau penyedia transportasi tertentu.[1]
Warga dan pengunjung sebaiknya menghubungi kantor, usaha, atau penyedia transportasi tertentu secara langsung sebelum membuat rencana. Layanan penting dapat beroperasi berdasarkan pengecualian dalam dekret.[1]
Tanya jawab tentang Tahun Baru Masehi di Guinea
Apakah Tahun Baru Masehi merupakan hari libur nasional di Guinea?
Ya. Dekret nasional menetapkan 1 Januari sebagai hari libur resmi tidak bekerja dan berbayar di seluruh Guinea bagi sektor publik, swasta, dan campuran.[1]
Apa yang terjadi jika 1 Januari jatuh pada hari nonkerja?
Dekret menyatakan bahwa hari kerja berikutnya juga ditetapkan sebagai hari libur tidak bekerja dan berbayar jika Tahun Baru Masehi bertepatan dengan hari nonkerja.[1]
Apakah semua orang mendapat hari libur?
Pekerjaan harus dihentikan di tempat usaha yang tercakup, tetapi dekret mengecualikan layanan dan tempat usaha yang kegiatannya tidak dapat dihentikan. Pekerja yang diwajibkan bekerja di layanan tersebut berhak atas tunjangan tambahan dengan jumlah yang sama dengan upah mereka pada hari itu.[1]
Apakah toko, bank, dan transportasi umum buka?
Dekret tidak mencantumkan jam buka atau jadwal transportasi untuk usaha atau layanan tertentu. Tanyakan kepada penyedia yang akan Anda gunakan; dekret mengizinkan layanan yang tidak dapat berhenti untuk tetap beroperasi.[1]
Sumber dan referensi
Sumber yang digunakan untuk Tahun Baru Masehi di Guinea:
- DECRET D/2022/0526/PRG/CNRD/SGG MODIFIANT LE DECRET D/250/PRG/SGG DU 1er AOUT 1995 CONCERNANT LES FETES LEGALES, CHOMEES ET PAYEES EN REPUBLIQUE DE GUINEE- Inspection Générale du Travail, République de Guinée
- Palais Mohammed V : Les membres du CNRD, des institutions républicaines, des forces de défense et de sécurité, ainsi que ceux du secteur privé présentent leurs vœux de Nouvel An au Chef de l'État, S.E le Général Mamadi DOUMBOUYA- Présidence de la République de Guinée