Idulfitri (Eid al-Fitr) di Bahrain
Idulfitri menandai berakhirnya Ramadan dan dimulai pada 1 Syawal di Bahrain. Negara ini menetapkan tiga hari Id sebagai hari libur umum, sedangkan tanggalnya dalam kalender sipil bergantung pada konfirmasi awal bulan Islam.[1][2]
Makna dan awal hari libur
Idulfitri adalah perayaan Islam yang berlangsung setelah Ramadan, bulan puasa. Di Bahrain, hari libur ini terkait dengan awal Syawal: daftar hari libur resmi mencantumkan 1–3 Syawal, dan Dewan Tertinggi Urusan Islam Bahrain menerbitkan keputusan Otoritas Rukyatul Hilal Syariah tentang kapan Ramadan berakhir dan Idulfitri dimulai.[1][2]
Tanggalnya dalam kalender Gregorian tidak tetap dari tahun ke tahun. Otoritas Rukyatul Hilal Bahrain mempertimbangkan laporan tentang hilal Syawal dan mengumumkan keputusannya. Dalam pernyataannya untuk 1447 H, otoritas tersebut menyatakan bahwa hingga pengumuman disampaikan belum ada kesaksian rukyat yang diterima, sehingga Ramadan disempurnakan menjadi 30 hari dan hari Jumat berikutnya ditetapkan sebagai hari pertama Idulfitri.[2]
Hak atas hari libur umum
Keputusan Bahrain tahun 2013 tentang hari libur resmi bagi pekerja sektor swasta memberikan cuti berbayar pada 1, 2, dan 3 Syawal. Keputusan itu juga menyatakan bahwa jika salah satu hari tersebut jatuh pada hari Jumat atau hari libur resmi lainnya, pekerja mendapat satu hari pengganti. Inilah aturan hari pengganti yang dinyatakan bagi pekerja yang tercakup dalam keputusan tersebut.[3]
Portal resmi Bahrain juga mencantumkan Idulfitri sebagai hari libur umum selama tiga hari dan menyatakan bahwa hari libur Islam menunggu konfirmasi pada waktunya. Kementerian pemerintah dan lembaga publik menerima petunjuk libur melalui surat edaran resmi; surat edaran tahun 2021 menetapkan penutupan pada hari Id dan dua hari berikutnya, dengan tambahan satu hari jika salah satu hari tersebut bertepatan dengan hari libur resmi.[1][4]
Hal yang dapat diperkirakan warga dan pengunjung
Karena hari libur resmi berlangsung selama tiga hari, warga sebaiknya memperkirakan bahwa kantor publik tutup selama periode yang diumumkan. Hak pekerja sektor swasta diatur dalam keputusan tahun 2013. Portal Bahrain mencantumkan jam kerja reguler untuk layanan tertentu dan menyebutkan bahwa jam operasional mal bervariasi, jadi periksa pemberitahuan terbaru dari penyedia terkait sebelum bepergian atau mengatur keperluan.[1][3]
Otoritas Rukyatul Hilal Bahrain menyempurnakan Ramadan menjadi 30 hari untuk 1447 H sebelum Idulfitri dimulai pada hari Jumat berikutnya.[2]
Pertanyaan yang sering diajukan
Apakah Idulfitri merupakan hari libur umum di Bahrain?
Apakah Idulfitri jatuh pada tanggal Gregorian yang sama setiap tahun?
Apakah hari pengganti diberikan jika Idulfitri bertepatan dengan hari libur lain?
Apakah toko, bank, dan layanan transportasi tetap beroperasi?
Pengaturan operasional berbeda-beda menurut penyedia. Tanyakan langsung kepada usaha atau layanan terkait sebelum bepergian.[1]
Sumber dan referensi
Sumber yang digunakan untuk Idulfitri (Eid al-Fitr) di Bahrain:
- About Bahrain- Kingdom of Bahrain National Portal
- هيئة الرؤية الشرعية: غداً الخميس هو المتمم لشهر رمضان والجمعة أول أيام عيد الفطر- Supreme Council for Islamic Affairs, Kingdom of Bahrain
- قرار رئيس مجلس الوزراء رقم (1) لسنة 2013 بشأن الإجازات الرسمية للعاملين في القطاع الأهلي- Legislation and Legal Opinion Commission, Kingdom of Bahrain
- HRH Crown Prince and Prime Minister issues circular on Eid Al-Fitr holidays- Prime Minister's Office, Kingdom of Bahrain