TT

Hari libur nasional di Trinidad & Tobago

WhatNextHoliday.com

Hari libur nasional di Trinidad & Tobago pada tahun 2026

Today
Hari libur nasional berikutnya
Deepavali —
Hari libur nasional berikutnya

Deepavali

Kompatibel dengan Apple Calendar, Google Calendar, Outlook, dan perangkat seluler.

Semua hari libur nasionalTanggalHariHari pengganti
Tahun Baru MasehiKamisTidak
Idulfitri (Eid al-Fitr)JumatTidak
Hari Pembebasan Spiritual BaptistSeninTidak
Jumat AgungJumatTidak
Hari Minggu PaskahMingguTidak
Hari Kedatangan Orang IndiaSabtuTidak
Hari Raya Tubuh dan Darah KristusKamisTidak
Hari BuruhJumatTidak
Hari EmansipasiSabtuTidak
Hari KemerdekaanSeninTidak
Hari RepublikKamisTidak
DeepavaliMingguTidak
DeepavaliSeninTidak
Hari NatalJumatTidak
Boxing DaySabtuTidak

Sekilas 2026

Januari

12345678910111213141516171819202122232425262728293031

Februari

12345678910111213141516171819202122232425262728

Maret

12345678910111213141516171819202122232425262728293031

April

123456789101112131415161718192021222324252627282930

Mei

12345678910111213141516171819202122232425262728293031

Juni

123456789101112131415161718192021222324252627282930

Juli

12345678910111213141516171819202122232425262728293031

Agustus

12345678910111213141516171819202122232425262728293031

September

123456789101112131415161718192021222324252627282930

Oktober

12345678910111213141516171819202122232425262728293031

November

123456789101112131415161718192021222324252627282930

Desember

12345678910111213141516171819202122232425262728293031

Hari Kejepit Pintar & Akhir Pekan Panjang di 2026

Maksimalkan waktu libur Anda pada 2026 dengan mengambil cuti strategis di sekitar hari libur nasional untuk menciptakan akhir pekan panjang dan liburan yang lebih lama.

8 hari liburRentang Liburan

28 Des – 4 Jan

Ambil 4 hari cuti
Ambil cuti: Sen, 29 Des, Sel, 30 Des, Rab, 31 Des, Jum, 2 Jan
Hari libur: Tahun Baru Masehi
4 hari liburHari Kejepit

1 Jan – 4 Jan

Ambil 1 hari cuti
Ambil cuti: Jum, 2 Jan
Hari libur: Tahun Baru Masehi
9 hari liburRentang Liburan

14 Mar – 22 Mar

Ambil 4 hari cuti
Ambil cuti: Sen, 16 Mar, Sel, 17 Mar, Rab, 18 Mar, Kam, 19 Mar
Hari libur: Idulfitri (Eid al-Fitr)
3 hari liburAkhir Pekan Panjang

20 Mar – 22 Mar

Tidak perlu cuti
Hari libur: Idulfitri (Eid al-Fitr)
3 hari liburAkhir Pekan Panjang

28 Mar – 30 Mar

Tidak perlu cuti
Hari libur: Hari Pembebasan Spiritual Baptist
9 hari liburRentang Liburan

28 Mar – 5 Apr

Ambil 3 hari cuti
Ambil cuti: Sel, 31 Mar, Rab, 1 Apr, Kam, 2 Apr
Hari libur: Hari Pembebasan Spiritual Baptist, Jumat Agung, Hari Minggu Paskah
3 hari liburAkhir Pekan Panjang

3 Apr – 5 Apr

Tidak perlu cuti
Hari libur: Jumat Agung, Hari Minggu Paskah
9 hari liburRentang Liburan

30 Mei – 7 Jun

Ambil 4 hari cuti
Ambil cuti: Sen, 1 Jun, Sel, 2 Jun, Rab, 3 Jun, Jum, 5 Jun
Hari libur: Hari Kedatangan Orang India, Hari Raya Tubuh dan Darah Kristus

Kalkulator Hari Kerja di Trinidad & Tobago

Hitung hari kerja dan jam kerja yang tepat di antara dua tanggal, tidak termasuk akhir pekan dan hari libur resmi.

22 Hari Kerja
(176 jam kerja @ 8 jam/hari)
Hari kalender:31Hari akhir pekan:8Hari libur nasional:1
Hari libur dalam rentang ini: Deepavali

Panduan Kalender Hari Libur Umum Trinidad & Tobago

Trinidad & Tobago memiliki empat belas hari libur umum resmi yang mencerminkan tradisi Kristen, Hindu, Muslim, Spiritual Baptist, Afrika, India, buruh, dan nasional.[1][2] Public Holidays and Festivals Act menetapkan kalender hukum, menyediakan aturan hari pengganti untuk hari libur yang jatuh pada Minggu dan hari libur yang bertepatan, serta memberi Presiden wewenang untuk menetapkan hari libur umum tambahan atau pengganti.[1] Karena Idulfitri dan Deepavali ditetapkan melalui pemberitahuan resmi, tanggal Gregoriannya harus selalu diperiksa dalam kalender resmi yang berlaku.

Kalender Hari Libur Umum Resmi

Public Holidays and Festivals Act mencantumkan Tahun Baru Masehi, Hari Pembebasan Spiritual Baptist, Jumat Agung, Senin Paskah, Hari Kedatangan Orang India, Hari Raya Tubuh dan Darah Kristus, Hari Buruh, Hari Emansipasi, Hari Kemerdekaan, Hari Republik, Hari Natal, dan Boxing Day, serta Idulfitri dan Deepavali yang tanggalnya ditetapkan melalui pemberitahuan.[1] Dengan demikian, kalender ini memiliki empat belas hari libur umum resmi yang berlaku di seluruh Trinidad & Tobago.

Undang-undang tersebut juga memberi Presiden wewenang untuk menetapkan hari libur umum khusus dan mengubah jadwal resmi. Dalam keadaan khusus pada tahun tertentu, Presiden dapat mengganti hari libur umum yang dijadwalkan dengan hari lain.[1] Karena itu, hari libur sekali waktu atau pengganti tidak boleh dianggap akan berulang kecuali menjadi bagian dari jadwal resmi atau ditetapkan kembali secara resmi.

Hari Libur Minggu dan Peringatan yang Bertepatan

Panduan awal secara umum tepat mengenai hari libur yang jatuh pada Minggu, tetapi aturan dalam undang-undang lebih terperinci. Jika hari libur umum jatuh pada Minggu, hari berikutnya yang belum menjadi hari libur umum ditetapkan sebagai hari libur umum. Aturan yang sama berlaku jika dua hari libur umum bertepatan pada hari yang sama.[1]

Akibatnya, hari libur tambahan dapat bergeser melewati Senin jika hari itu sudah ditempati hari libur umum lainnya. Undang-undang tidak menetapkan aturan otomatis yang sama hanya karena hari libur jatuh pada Sabtu.[1] Untuk merencanakan kalender, lebih baik menerapkan aturan resmi untuk hari Minggu dan hari libur yang bertepatan daripada menganggap setiap hari libur akhir pekan berpindah ke Senin.

Kalender yang Dibentuk oleh Beragam Tradisi Keagamaan

Keragaman agama tampak jelas dalam kalender resmi Trinidad & Tobago. Perayaan Kristen mencakup Jumat Agung, Senin Paskah, Hari Raya Tubuh dan Darah Kristus, dan Hari Natal, sedangkan Idulfitri mewakili kalender Muslim dan Deepavali tradisi Hindu. Hari Pembebasan Spiritual Baptist memperingati komunitas keagamaan yang pernah dilarang beribadah berdasarkan hukum kolonial.[1][3]

Hari Pembebasan Spiritual Baptist mengenang pencabutan undang-undang yang melarang kepercayaan Spiritual Shouter Baptist. NALIS mencatat bahwa kepercayaan tersebut mengalami pelarangan hukum selama puluhan tahun sebelum pembatasan itu dicabut, dan penetapan hari libur umum tahunan kemudian memberikan pengakuan nasional resmi kepada komunitas itu serta perjuangannya demi kebebasan beragama.[3]

Deepavali merupakan hari libur umum nasional dan bagian penting dari kehidupan budaya Hindu di negara tersebut. Perayaan biasanya berpusat pada ibadah keluarga dan komunitas, penyiapan makanan dan manisan, serta penyalaan diya, sementara berbagai acara budaya yang lebih besar juga diselenggarakan.[4] Tanggal Gregoriannya berubah, sehingga tanggal yang ditetapkan secara resmi sebaiknya digunakan untuk perencanaan tahunan.[1]

Kedatangan Orang India dan Emansipasi

Hari Kedatangan Orang India memperingati kedatangan pekerja kontrak India pertama di Trinidad dan dimulainya migrasi yang sangat memengaruhi masyarakat, agama, makanan, musik, dan budaya negara tersebut.[5] NALIS menjelaskan tradisi peringatan yang mencakup reka ulang sejarah, musik, tari, dan pengakuan atas sumbangan komunitas.[5]

Hari Emansipasi memperingati berakhirnya perbudakan orang Afrika di Karibia Britania dan menjadi hari libur umum nasional di Trinidad & Tobago.[6] Peringatan ini menghubungkan kalender modern dengan sejarah dan warisan budaya keturunan Afrika, termasuk tradisi yang diekspresikan melalui musik, tari, agama, dan perayaan komunitas.[6]

Hari Kemerdekaan dan Hari Republik

Hari Kemerdekaan memperingati Trinidad & Tobago menjadi negara merdeka. Catatan sejarah perayaan kemerdekaan pertama mencakup pembukaan Parlemen, upacara sipil, pertunjukan steelband, dan kembang api, yang menunjukkan perpaduan perayaan konstitusional dan rakyat pada kesempatan tersebut.[7]

Hari Republik memperingati tonggak konstitusional yang berbeda. Trinidad & Tobago menjadi republik setelah merdeka, dan hari libur umum ini menandai peristiwa yang terkait dengan sidang pertama Parlemen berdasarkan Konstitusi republik.[8] Karena itu, Hari Kemerdekaan dan Hari Republik harus diperlakukan sebagai peringatan nasional yang terpisah, bukan nama alternatif untuk peristiwa yang sama.

Bekerja pada Hari Libur Umum

Hak ketenagakerjaan memerlukan penjelasan lebih terperinci daripada pernyataan umum bahwa setiap pekerja mendapat upah tambahan atau cuti pengganti. Kementerian Tenaga Kerja menyatakan bahwa karyawan yang tercakup dalam aturan upah minimum dan bekerja pada hari libur umum serta hari istirahat berhak atas upah dua kali lipat. Inspektorat Ketenagakerjaan menangani persoalan mengenai tarif khusus untuk pekerjaan pada hari libur umum.[9][10]

Ketentuan kerja juga dapat bergantung pada perintah upah, perjanjian kerja bersama, dan kontrak yang berlaku. Misalnya, ketentuan upah minimum untuk sektor tertentu dapat memuat aturan tambahan tentang cuti dan hari libur umum.[11] Karena itu, karyawan yang perlu memastikan haknya secara tepat sebaiknya memeriksa aturan yang berlaku bagi pekerjaannya, alih-alih menganggap semua pekerja memiliki skema kompensasi resmi yang sama.

Hari Libur Umum dan Karnaval Berbeda

Karnaval menjadi bagian utama kalender budaya Trinidad & Tobago, tetapi Senin Karnaval dan Selasa Karnaval tidak termasuk dalam empat belas hari libur umum pada jadwal resmi.[1] Public Holidays and Festivals Act secara terpisah memberi Presiden wewenang untuk menetapkan dan mengatur festival umum.[1]

Perbedaan ini memiliki dampak praktis. Undang-undang lain dapat mengakui Senin Karnaval dan Selasa Karnaval sebagai hari festival umum untuk keperluan tertentu; misalnya, aturan persidangan menetapkan bahwa pengadilan tidak bersidang pada hari libur umum atau hari festival umum yang dikenal sebagai Senin Karnaval dan Selasa Karnaval.[12] Karena itu, pembaca sebaiknya tidak otomatis menambahkan Karnaval ke daftar hari libur umum resmi, meskipun banyak organisasi mengubah operasional biasanya selama festival tersebut.

Perencanaan Usaha dan Perjalanan

Lembaga pemerintah dapat tutup pada hari libur umum; National Archives, misalnya, secara tegas menyatakan bahwa tempat tersebut tutup pada hari libur umum dan membedakan hari libur bertanggal tetap dari perayaan keagamaan yang tanggalnya berubah.[2] Pola operasional sektor swasta kurang seragam, jadi adanya hari libur umum tidak membuktikan bahwa semua supermarket, restoran, objek wisata, atau layanan transportasi akan tutup.

Bagi pengunjung, langkah paling berguna adalah memeriksa kalender resmi terlebih dahulu, lalu memastikan layanan yang diperlukan untuk perjalanan tertentu. Hal ini terutama penting untuk Idulfitri dan Deepavali, yang tanggalnya ditetapkan secara resmi, serta ketika hari libur Minggu memicu aturan hari tambahan menurut undang-undang.[1] Di sekitar perayaan keagamaan dan nasional besar, pastikan langsung jam operasional akomodasi, transportasi, objek wisata, dan toko, alih-alih mengandalkan jadwal hari libur umum.

Pertanyaan Umum tentang Hari Libur di Trinidad & Tobago

Berapa jumlah hari libur umum resmi di Trinidad & Tobago?

Public Holidays and Festivals Act mencantumkan empat belas hari libur umum, termasuk perayaan Kristen, Hindu, Muslim, Spiritual Baptist, nasional, dan sejarah.[1]

Apa yang terjadi jika hari libur umum jatuh pada Minggu?

Hari berikutnya yang belum menjadi hari libur umum ditetapkan sebagai hari libur umum.[1] Jika hari tersebut juga merupakan hari libur umum, aturan berlaku hingga hari berikutnya yang tersedia.

Apa yang terjadi jika hari libur umum jatuh pada Sabtu?

Public Holidays and Festivals Act tidak menetapkan hari kerja pengganti otomatis hanya karena hari libur umum jatuh pada Sabtu. Aturan otomatis untuk hari tambahan berlaku jika hari libur jatuh pada Minggu atau jika dua hari libur umum bertepatan.[1]

Apakah Idulfitri dan Deepavali merupakan hari libur umum resmi?

Ya. Keduanya termasuk dalam jadwal resmi, tetapi tanggalnya ditetapkan melalui pemberitahuan resmi, bukan dipatok secara permanen dalam kalender Gregorian.[1]

Apakah Senin Karnaval dan Selasa Karnaval merupakan hari libur umum?

Keduanya tidak termasuk dalam empat belas hari libur umum resmi yang tercantum dalam Public Holidays and Festivals Act.[1] Karnaval diatur melalui ketentuan terpisah dalam undang-undang tentang festival umum, dan undang-undang lain dapat memperlakukan Senin Karnaval dan Selasa Karnaval sebagai hari festival umum untuk keperluan tertentu.[12]

Apakah karyawan menerima upah dua kali lipat jika bekerja pada hari libur umum?

Kementerian Tenaga Kerja menyatakan bahwa pekerja yang tercakup dalam aturan upah minimum berhak atas upah dua kali lipat untuk pekerjaan pada hari libur umum dan hari istirahat.[9][10] Hak khusus seorang karyawan juga dapat bergantung pada perintah upah, perjanjian kerja bersama, dan ketentuan kerja yang berlaku.

Sumber

  1. Public Holidays and Festivals Act- Office of the Attorney General and Ministry of Legal Affairs, Trinidad and Tobago
  2. Using The Collection- National Archives of Trinidad and Tobago
  3. Spiritual Baptist Liberation Day- National Library and Information System Authority
  4. Divali- National Library and Information System Authority
  5. Indian Arrival Day- National Library and Information System Authority
  6. Emancipation Day- National Library and Information System Authority
  7. Independence Day- National Library and Information System Authority
  8. Republic Day- National Library and Information System Authority
  9. General Employment Information- Ministry of Labour, Trinidad and Tobago
  10. Labour Inspectorate- Ministry of Labour, Trinidad and Tobago
  11. Minimum Wages- Ministry of Labour, Trinidad and Tobago
  12. Summary Courts (Sittings) Order- WIPO Lex