Hari Raya Pentakosta di Sint Maarten
Hari Raya Pentakosta, yang juga disebut Hari Raya Pentakosta, tercatat sebagai hari libur umum di Sint Maarten dan jatuh pada hari Minggu, tujuh minggu setelah Paskah. Panduan ketenagakerjaan Pemerintah mencantumkan Hari Raya Pentakosta sebagai hari libur umum dan menyebutkan bahwa hari-hari tersebut merupakan hari libur tambahan bagi karyawan.[1][3]
Status hukum dan waktu perayaan
Panduan ketenagakerjaan Pemerintah mencantumkan Hari Raya Pentakosta bersama Hari Minggu Paskah dan Senin Paskah, Kenaikan Yesus Kristus, serta hari libur umum lainnya. Panduan itu menyebutkan bahwa hari libur umum tidak dihitung sebagai cuti dan merupakan hari libur tambahan bagi karyawan. Panduan tersebut juga menyatakan bahwa Peraturan Cuti berlaku bagi karyawan yang bekerja berdasarkan perjanjian kerja lisan atau tertulis.[1]
Kitab Undang-Undang Hukum Dagang Sint Maarten menetapkan hari Minggu sebagai hari libur resmi. Undang-undang yang menetapkan Hari Konstitusi secara khusus mengatur bahwa hari kerja berikutnya menjadi hari libur jika Hari Konstitusi jatuh pada hari Minggu; ketentuan itu hanya berlaku untuk Hari Konstitusi.[2]
Makna dan perayaan setempat
Bagi umat Kristen, Hari Raya Pentakosta mengenang para murid yang menerima Roh Kudus, sebagaimana diceritakan dalam Kisah Para Rasul 2. Namanya merujuk pada hari kelima puluh, dan perayaan Kristen ini jatuh pada hari kelima puluh setelah kebangkitan Yesus.[3]
Sumber pemerintah menetapkan status Hari Raya Pentakosta sebagai hari libur umum, tetapi tidak menguraikan kebiasaan, ibadah, makanan, atau acara khas Sint Maarten yang diselenggarakan di seluruh pulau pada hari itu. Karena itu, bukti yang tersedia mendukung penjelasan tentang makna Kristennya, tetapi tidak mendukung klaim bahwa pertemuan atau tradisi tertentu lazim dilakukan secara setempat.[1][3]
Merencanakan kegiatan hari itu
Hari libur ini jatuh pada hari Minggu, sehingga tanggalnya bertepatan dengan hari istirahat rutin di pulau tersebut. Panduan ketenagakerjaan Pemerintah mengakui hari libur sebagai waktu istirahat bagi pekerja yang tercakup, sekaligus menetapkan aturan kerja pada hari libur dan kompensasi lembur; artinya, hari libur ini tidak memastikan bahwa setiap tempat kerja tutup.[1][4]
Sebelum berkunjung, periksa jam operasional kantor pemerintah dan bank.[1]
Pertanyaan yang sering diajukan
Apakah Hari Raya Pentakosta merupakan hari libur umum di Sint Maarten?
Ya. Panduan ketenagakerjaan Pemerintah mencantumkan Hari Raya Pentakosta sebagai hari libur umum dan menyebutkan bahwa hari libur umum merupakan hari libur tambahan bagi karyawan.[1]
Apakah hari Senin berikutnya juga merupakan hari libur?
Aturan undang-undang tentang hari kerja berikutnya berlaku untuk Hari Konstitusi jika jatuh pada hari Minggu; aturan itu tidak menetapkan hal yang sama untuk Hari Raya Pentakosta.[2]
Apa yang diperingati pada Hari Raya Pentakosta?
Umat Kristen mengenang para murid yang menerima Roh Kudus, peristiwa yang diceritakan dalam Kisah Para Rasul 2.[3]
Apakah toko, bank, atau transportasi akan beroperasi?
Sebelum berkunjung, periksa jam operasional masing-masing penyedia layanan.[1]
Sumber dan referensi
Sumber yang digunakan untuk Hari Raya Pentakosta di Sint Maarten:
- 3. Vacation and Public Holidays- Government of Sint Maarten
- Landsverordening van de 28e september 2015 tot wijziging van enige landsverordeningen in verband met de invoering van de dag van de Constitutie, dan wel Constitution Day, als feestdag- Government of Sint Maarten
- What is Pentecost?- United Methodist Communications
- 17. The Labour Regulation 2000: Working hours, pause, periods of rest and overtime- Government of Sint Maarten