Hari Raya Pentakosta di Norwegia
Pentakosta, yang disebut pinse dalam bahasa Norwegia, dirayakan di Norwegia sebagai dua hari libur nasional berturut-turut: Minggu Pentakosta dan Senin Pentakosta. Hukum Norwegia menetapkan kedua hari tersebut sebagai hari libur, dan Gereja Norwegia menyebutkan bahwa kebaktian biasanya diadakan pada masing-masing hari.[1][2]
Makna dan perayaan di gereja
Pentakosta adalah hari raya Kristen untuk memperingati turunnya Roh Kudus kepada para murid Yesus. Gereja Norwegia menjelaskan bahwa namanya berasal dari kata Yunani pentēkostē, yang berarti “hari kelima puluh”: hari raya ini jatuh 50 hari setelah Minggu Paskah dan sepuluh hari setelah Kenaikan Yesus Kristus. Gereja itu juga menelusuri asal-usul hari raya tersebut ke sebuah festival Yahudi yang berkaitan dengan berakhirnya Paskah Yahudi dan penerimaan Sepuluh Perintah Allah oleh Musa.[2]
Di Gereja Norwegia, Pentakosta dirayakan dengan kebaktian pada Minggu Pentakosta maupun Senin Pentakosta. Merah adalah warna liturgi gereja untuk hari raya ini, yang di situsnya dikaitkan dengan Roh Kudus dan api. Gereja itu juga menggambarkan Pentakosta sebagai pengingat bahwa gereja dimaksudkan untuk menjangkau orang-orang di seluruh dunia.[2]
Tanggal dan status hukum
Undang-Undang Hari Libur dan Ketenteraman Hari Libur Norwegia menetapkan hari pertama Pentakosta sebagai hari Minggu ketujuh setelah Minggu Paskah dan hari kedua sebagai hari Senin berikutnya. Kedua hari ini lazim disebut Minggu Pentakosta dan Senin Pentakosta. Tanggalnya berubah mengikuti Paskah, sehingga hari Minggunya dapat jatuh pada bulan Mei atau Juni.[1][2]
Undang-undang menggolongkan kedua hari tersebut sebagai hari libur nasional dan menetapkan ketenteraman hari libur sepanjang masing-masing hari. Undang-undang tidak menetapkan hari pengganti untuk keduanya. Penetapan sebagai hari libur nasional tidak berarti setiap pekerja dijamin libur: aturan tentang bekerja pada hari Minggu dan hari libur nasional mengizinkan pekerjaan jika sifat pekerjaan mengharuskannya.[1][3]
Hal yang tutup dan hal yang perlu diketahui
Undang-undang pada umumnya mewajibkan toko tetap yang menjual barang kepada konsumen tutup pada hari libur nasional, termasuk kedua hari Pentakosta. Pengecualiannya meliputi toko kecil yang terutama menjual barang kios atau kebutuhan sehari-hari, SPBU kecil, toko di area perkemahan selama musim berkemah, toko di kawasan wisata yang ditetapkan secara resmi, dan penjualan dari restoran. Karena itu, jam buka dapat berbeda menurut lokasi dan jenis usaha.[1]
Undang-Undang Lingkungan Kerja membatasi pekerjaan pada hari Minggu dan hari libur nasional, kecuali jika sifat pekerjaan mengharuskannya; pengaturan berdasarkan perjanjian tertentu juga dimungkinkan. Artinya, beberapa layanan tetap beroperasi. Hubungi langsung layanan atau tempat yang hendak Anda gunakan.[3]
Pertanyaan yang sering diajukan
Apakah Pentakosta merupakan hari libur nasional di Norwegia?
Ya. Hukum Norwegia menetapkan hari pertama dan kedua Pentakosta sebagai hari libur nasional.[1]
Kapan Pentakosta dirayakan?
Apakah semua orang libur kerja selama kedua hari tersebut?
Apakah toko buka selama Pentakosta?
Sebagian besar toko tetap yang menjual barang kepada konsumen harus tutup pada hari libur nasional. Pengecualian mencakup toko kecil tertentu yang menjual kebutuhan sehari-hari atau barang kios, SPBU kecil, dan toko di kawasan wisata yang ditetapkan secara resmi.[1]
Apakah ada kebaktian gereja pada kedua hari tersebut?
Gereja Norwegia menyebutkan bahwa kebaktian lazim diadakan pada hari pertama dan kedua Pentakosta. Periksa jadwal kebaktian setempat.[2]
Sumber dan referensi
Sumber yang digunakan untuk Hari Raya Pentakosta di Norwegia:
- Lov om helligdager og helligdagsfred- Lovdata
- Hva er pinse?- Church of Norway
- Working Environment Act- Norwegian Labour Inspection Authority