Hari Natal di São Tomé dan Príncipe
Hari Natal, yang juga disebut Natal atau Hari Keluarga di São Tomé dan Príncipe, jatuh pada 25 Desember. Hari ini merupakan hari libur nasional wajib berdasarkan Kode Ketenagakerjaan, dan undang-undang memindahkannya ke Jumat jika jatuh pada Sabtu atau ke Senin jika jatuh pada Minggu.[1]
Hari libur umum dengan nama yang menonjolkan keluarga
Kode Ketenagakerjaan mencantumkan 25 Desember sebagai “Hari Natal atau Hari Keluarga” di antara hari libur wajib negara itu. Kode tersebut juga menyatakan bahwa pekerja berhak menerima upah normal pada hari libur nasional.[1]
Otoritas pariwisata negara itu menggambarkan Natal sebagai hari raya keagamaan yang dirayakan dengan semangat dan khidmat, serta menyatakan bahwa tradisi Natal tetap menjadi bagian kehidupan sejak masa kolonial Portugis. Nama ganda dalam undang-undang, Hari Natal atau Hari Keluarga, mencerminkan pentingnya keluarga dalam gambaran umum perayaan tersebut.[2]
Ibadah dan pertemuan keluarga
Otoritas pariwisata São Tomé dan Príncipe menggambarkan keluarga berkumpul untuk makan malam Natal setelah Misa Tengah Malam.[2]
Laporan Vatican News berdasarkan wawancara setempat menggambarkan Natal sebagai perayaan keagamaan sekaligus kesempatan berkumpul keluarga. Laporan itu mengenang praktik terdahulu, termasuk menghadiri Misa Tengah Malam, saling berkunjung antara orang-orang yang tinggal di perkebunan dan di kota, serta membuat adegan kelahiran Yesus di tepi jalan yang dikenal secara lokal sebagai “passos” atau “fiaglesa.” Laporan itu juga menyatakan bahwa praktik-praktik ini berubah seiring waktu, sehingga tidak dapat dianggap sebagai klaim bahwa semuanya masih umum dilakukan.[3]
Makanan, kebiasaan setempat, dan hal yang diketahui
Otoritas pariwisata memastikan bahwa keluarga berkumpul untuk makan malam Natal. Wisatawan yang ingin menikmati hidangan lokal dapat bertanya kepada tuan rumah atau restoran mengenai rencana Natal mereka.[2]
Natal menandai perayaan umat Kristen atas kelahiran Yesus; di tempat ini, Natal juga digambarkan sebagai perayaan keluarga.[2][3]
Merencanakan kegiatan saat hari libur
Karena 25 Desember merupakan hari libur nasional wajib, pekerja memiliki hak hukum atas hari libur dan perlindungan upah hari libur nasional. Beberapa layanan dapat terus beroperasi: Kode Ketenagakerjaan mengakui pekerjaan dalam kegiatan yang perlu terus berjalan, termasuk rumah sakit, pelabuhan, bandara, dan transportasi. Kode tersebut tidak menyediakan daftar jam buka saat Natal ataupun jadwal bank, toko, atau transportasi umum.[1]
Sebelum membuat rencana untuk Hari Natal, tanyakan langsung kepada setiap kantor, bank, toko, restoran, atau penyedia transportasi.[1][2]
Pertanyaan yang sering diajukan
Apakah Hari Natal merupakan hari libur umum di São Tomé dan Príncipe?
Ya. Kode Ketenagakerjaan mencantumkan 25 Desember sebagai hari libur nasional wajib bernama Hari Natal atau Hari Keluarga, dan menetapkan upah normal pada hari libur nasional.[1]
Kapan Hari Natal diperingati jika 25 Desember jatuh pada akhir pekan?
Menurut Kode Ketenagakerjaan, hari libur wajib yang jatuh pada Sabtu dipindahkan ke Jumat sebelumnya; jika jatuh pada Minggu, dipindahkan ke Senin berikutnya.[1]
Apakah bank, toko, dan transportasi umum buka?
Apa yang dilakukan keluarga saat Natal?
Sumber dan referensi
Sumber yang digunakan untuk Hari Natal di São Tomé & Príncipe:
- Lei n.º 6/2019 — Aprova o Código do Trabalho- Assembleia Nacional da República Democrática de São Tomé e Príncipe, Diário da República
- Holidays- São Tomé and Príncipe Tourism
- Natal em São Tomé e Príncipe- Vatican News, Dicastery for Communication, Holy See