Hari Masyarakat Adat di Suriname
Suriname memperingati Hari Masyarakat Adat, yang juga disebut Hari Nasional Masyarakat Adat, setiap tahun pada 9 Agustus. Hari ini merupakan hari libur nasional yang ditetapkan pada 2006 untuk mengakui masyarakat adat dan warisan mereka.[1][2]
Makna dan asal-usul
Pemerintah Suriname menyatakan bahwa perwakilan masyarakat adat mengusulkan 9 Agustus karena tanggal itu juga merupakan Hari Internasional Masyarakat Adat Sedunia Perserikatan Bangsa-Bangsa. Suriname memilih tanggal tersebut saat menetapkan hari nasionalnya sendiri pada 2006. Peringatan ini mengakui masyarakat adat sebagai penghuni pertama negara itu serta menyoroti hak dan masa depan mereka.[1][2]
Uraian Bulan Warisan resmi Suriname menyebut bahwa masyarakat adat telah tinggal di wilayah tersebut selama ribuan tahun. Uraian itu menyebut komunitas Lokono, Kali’na, Trio, Wayana, dan Akurio sebagai beberapa komunitas yang kini tinggal di berbagai wilayah negara tersebut, dan menyatakan bahwa masing-masing memiliki bahasa, budaya, dan tradisinya sendiri.[3]
Pengakuan dan budaya
Hari ini merupakan peringatan nasional Suriname, sementara 9 Agustus juga memiliki makna internasional. Di Suriname, pesan pemerintah mengaitkan tanggal tersebut dengan pengakuan atas budaya, sejarah, dan warisan masyarakat adat, serta perhatian terhadap hak dan prospek masa depan mereka.[1][2]
Uraian warisan Suriname menjelaskan bahwa pengetahuan tentang alam, tanaman obat, berburu, menangkap ikan, dan pengelolaan hutan diwariskan antargenerasi. Uraian itu juga mengakui seni dan kerajinan masyarakat adat, termasuk ukiran kayu, tenun, keramik, dan musik tradisional. Semua itu merupakan bagian dari warisan masyarakat adat negara tersebut; hal-hal itu bukan rangkaian acara tetap untuk hari libur ini.[3]
Cara memperingatinya
Uraian pemerintah menggambarkan hari tersebut sebagai hari pengakuan dan peringatan publik. Sebuah laporan Kementerian Pembangunan Regional mencatat pertemuan sederhana di Direktorat Pembangunan Masyarakat Adat Berkelanjutan, yang dihadiri pejabat kementerian dan direktorat serta tamu undangan. Contoh tersebut tidak menunjukkan adanya satu format yang diikuti oleh setiap komunitas atau setiap tahun.[2]
Pesan resmi ditujukan kepada masyarakat Suriname secara luas maupun masyarakat adat secara khusus.[1][2]
Hari libur nasional dan rencana praktis
Kementerian Pembangunan Regional dan Olahraga menyebut peringatan ini sebagai hari libur nasional. Tanggalnya selalu 9 Agustus. Periksa dengan penyedia layanan masing-masing sebelum bepergian atau mengatur keperluan.[1]
Pertanyaan yang sering diajukan
Kapan Hari Masyarakat Adat di Suriname?
Hari ini diperingati setiap tahun pada 9 Agustus. Menurut pemerintah, tanggal tersebut dipilih atas usulan perwakilan masyarakat adat.[1]
Apakah hari ini merupakan hari libur?
Kementerian Pembangunan Regional dan Olahraga menyebutnya sebagai hari libur nasional yang ditetapkan pada 2006.[1]
Apakah bank, toko, dan transportasi umum beroperasi?
Periksa jam operasional dan jadwal transportasi kepada bank, toko, atau penyedia transportasi yang akan Anda gunakan.[1]
Sumber dan referensi
Sumber yang digunakan untuk Hari Masyarakat Adat di Suriname:
- Boodschap van het Ministerie van Regionale Ontwikkeling en Sport in het kader van de Nationale Dag der Inheemsen 9 augustus 2021- Ministerie van Regionale Ontwikkeling en Sport, Overheid van de Republiek Suriname
- Toekomstgericht werken aan duurzame lokale ontwikkeling voor Inheemsen- Ministerie van Regionale Ontwikkeling, Overheid van de Republiek Suriname
- Heritage Month Suriname- Kabinet van de President, Overheid van de Republiek Suriname