Menghormati Pahlawan Nasional Filipina José Rizal Setiap 30 Desember
Hari Rizal menandai peringatan eksekusi José Rizal. Liburan nasional ini menampilkan upacara resmi yang khidmat di seluruh negeri. Warga berkumpul setiap tahun untuk merenungkan tulisan-tulisan dan warisan nasionalnya yang abadi.
Sejarah
Presiden Emilio Aguinaldo pertama kali menetapkan Hari Rizal melalui dekrit yang ditandatangani, mendeklarasikan tanggal 30 Desember sebagai hari berkabung nasional. Otoritas Amerika kemudian menunjuk Rizal sebagai pahlawan nasional, dan Komisi Filipina mengesahkan Undang-Undang Nomor 345 untuk menetapkan tanggal 30 Desember sebagai hari libur resmi.
Tradisi & Makanan
Peringatan dimulai pagi-pagi sekali di Taman Rizal di Manila, tempat presiden dan wakil presiden memimpin upacara pengibaran bendera, atraksi udara militer, dan peletakan karangan bunga di Monumen Rizal. Undang-Undang Republik Nomor 229 mewajibkan bendera nasional dikibarkan setengah tiang sambil melarang adu ayam, pacuan kuda, dan jai-alai demi menjaga kekhidmatan. Keluarga sering memanfaatkan liburan ini untuk berbagi hidangan penutup liburan tradisional Filipina seperti bibingka dan puto bumbong.
Penutupan & Perjalanan
Sebagai hari libur nasional resmi, kantor pemerintah, sekolah, dan bank tetap tutup di seluruh negeri. Transportasi umum beroperasi dengan jadwal libur yang disesuaikan, dan kepadatan pejalan kaki harus diantisipasi di dekat monumen utama serta taman publik yang menyelenggarakan upacara peringatan resmi.
Pertanyaan tentang Hari Rizal
Kapan Hari Rizal dirayakan?
Hari ini dirayakan setiap tahun pada tanggal 30 Desember di seluruh Filipina.
Aktivitas apa saja yang dilarang pada hari ini?
Undang-Undang Republik Nomor 229 dengan tegas melarang adu ayam, pacuan kuda, dan jai-alai pada tanggal 30 Desember.
Sumber resmi dan referensi undang-undang
Sumber utama terverifikasi dan dekrit resmi pemerintah untuk Hari Rizal di Filipina:
- Public holidays in Philippines— What Next Holiday
- Rizal Day— Wikipedia contributors