Hari Minggu Paskah di Peru
Hari Minggu Paskah memperingati kebangkitan Yesus Kristus dan jatuh pada tanggal yang berubah-ubah dalam kalender Katolik Peru. Perayaan daerah yang paling terdokumentasi berlangsung di Ayacucho, tempat prosesi fajar Kristus yang Bangkit menutup Pekan Suci.[2]
Makna dan sejarah
Hari Minggu Paskah adalah perayaan umat Kristen untuk memperingati kebangkitan Yesus dan puncak Pekan Suci. Kementerian Kebudayaan Peru menggambarkan perayaan setempat di Ayacucho sebagai pertemuan liturgi Katolik dan praktik keagamaan rakyat yang menyatukan berbagai bagian masyarakat.[2][3]
Kementerian tersebut melaporkan bahwa cerita setempat menelusuri tradisi Pekan Suci Ayacucho hingga masa kolonial dan menggambarkan perayaan itu telah berlangsung tanpa terputus selama lebih dari 150 tahun.[2]
Prosesi fajar di Ayacucho
Pekan Suci di Ayacucho mencakup upacara selama beberapa hari. Pada Sabtu sebelum Paskah, yang dikenal setempat sebagai Sábado de Gloria, para peserta merakit tandu prosesi besar yang disebut Trono watay. Tandu itu membawa patung Kristus yang Bangkit dalam prosesi khidmat pada dini hari Minggu Paskah.[2]
Warga berkumpul sebelum fajar untuk mengikuti prosesi, sementara misa untuk menghormati Kristus yang Bangkit berlangsung di katedral. Seusai misa, para pengusung membawa tandu ke pintu masuk katedral dan mengangkat patung suci itu agar terlihat.[2]
Status sebagai hari libur nasional
Undang-undang Peru tentang hari libur berbayar bagi pekerja sektor swasta mencantumkan Kamis Putih dan Jumat Agung sebagai hari libur nasional yang tanggalnya berubah-ubah, tetapi tidak mencantumkan Hari Minggu Paskah. Undang-undang itu juga menetapkan hari Minggu sebagai hari istirahat mingguan yang diutamakan, meskipun pemberi kerja boleh menetapkan hari istirahat lain. Karena itu, Hari Minggu Paskah bukan hari libur nasional berbayar tersendiri berdasarkan undang-undang ini, dan undang-undang tersebut tidak menyediakan hari pengganti untuknya.[1]
Merencanakan hari Minggu Anda
Tanyakan langsung kepada kantor, bank, toko, atau layanan transportasi yang akan Anda gunakan, terutama jika Anda bepergian untuk menghadiri upacara pagi hari di Ayacucho.[1][2]
Pertanyaan yang sering diajukan
Apakah Hari Minggu Paskah merupakan hari libur nasional di Peru?
Hari tersebut tidak tercantum sebagai hari libur nasional berbayar dalam undang-undang yang mencakup pekerja sektor swasta; undang-undang itu mencantumkan Kamis Putih dan Jumat Agung. Hari Minggu biasanya menjadi hari istirahat mingguan yang diutamakan, meskipun pemberi kerja dapat menetapkan hari lain.[1]
Kapan Hari Minggu Paskah jatuh?
Tanggalnya berubah-ubah dalam kalender Katolik. Kementerian Kebudayaan Peru menyebut bahwa perayaan Pekan Suci di Ayacucho berlangsung pada Maret atau April.[2]
Apa yang buka pada Hari Minggu Paskah?
Periksa jam buka bank, kantor, toko, dan layanan transportasi sebelum berangkat.
Di mana saya dapat menyaksikan prosesi Hari Minggu Paskah yang terdokumentasi?
Ayacucho dikenal dengan prosesi Kristus yang Bangkit pada pagi hari, yang didahului perakitan tandu Trono watay pada Sabtu. Uraian Kementerian Kebudayaan mendokumentasikan kebiasaan ini secara khusus di Ayacucho.[2]
Sumber dan referensi
Sumber yang digunakan untuk Hari Minggu Paskah di Peru:
- D.Leg. que consolida normas sobre descansos remunerados de los trabajadores de la actividad privada- Diario Oficial El Peruano
- Ministerio de Cultura declara Patrimonio Cultural de la Nación a la Semana Santa de Ayacucho- Ministerio de Cultura
- Resolución Viceministerial N.° 226-2022-VMPCIC-MC- Ministerio de Cultura