Tahun Baru Masehi di Monako
Tahun Baru Masehi, atau Jour de l'An, merupakan hari libur umum resmi di Monako pada 1 Januari. Ciri khasnya yang paling jelas di Monako adalah status hukumnya: hari ini umumnya menjadi hari libur berbayar bagi karyawan, dengan tunduk pada pengecualian yang diatur undang-undang.[1][2]
Hari libur yang ditetapkan undang-undang
Undang-Undang Monako No. 798 mencantumkan hari pertama tahun ini sebagai salah satu hari libur umum Kepangeranan. Undang-undang tersebut mengelompokkan Tahun Baru Masehi bersama hari raya nasional dan keagamaan lainnya, sehingga 1 Januari memiliki kedudukan resmi dalam kalender hari libur Monako.[1]
Undang-undang Monako menetapkan Tahun Baru Masehi sebagai hari libur umum dan mengatur hak karyawan, termasuk cuti berbayar dan pengecualiannya.[1][2]
Siapa yang mendapat hari libur
Menurut Undang-Undang No. 800, hari libur umum yang tercantum dalam Undang-Undang No. 798 pada umumnya wajib menjadi hari libur berbayar bagi karyawan, apa pun metode pengupahannya. Undang-undang juga menyatakan bahwa hari libur tetap dibayar jika jatuh pada hari istirahat mingguan karyawan atau pada hari ketika usaha biasanya menutup seluruh atau sebagian kegiatannya.[2]
Ada pengecualian. Di tempat usaha dan layanan yang kegiatannya tidak dapat dihentikan, karyawan dapat bekerja pada hari libur berbayar dan menerima upah tambahan atau istirahat pengganti berbayar. Inspektur Ketenagakerjaan juga dapat mengizinkan pengecualian dalam keadaan tertentu. Karena itu, aturan umum ini tidak berarti semua tempat kerja tutup.[2]
Aturan hari Minggu dan perencanaan praktis
Jika Tahun Baru Masehi jatuh pada hari Minggu, hari Senin berikutnya menjadi hari libur umum resmi. Undang-Undang No. 798 menetapkan aturan hari Minggu ini untuk Tahun Baru Masehi dan hari raya tertentu lainnya; undang-undang tidak menetapkan hari pengganti umum untuk setiap hari libur yang jatuh pada akhir pekan.[1]
Undang-undang menetapkan hak karyawan atas hari libur, tetapi tidak menentukan apakah toko, bank, kantor pemerintah, restoran, atau layanan transportasi tertentu akan buka atau mengikuti jadwal khusus. Karena itu, pengaturan jam buka dapat berbeda-beda. Wisatawan sebaiknya bertanya langsung kepada tempat atau layanan yang akan digunakan.[1][2]
Pertanyaan yang sering diajukan
Kapan Tahun Baru Masehi di Monako?
Tahun Baru Masehi diperingati pada 1 Januari, yang menurut Undang-Undang No. 798 merupakan hari libur umum resmi.[1]
Apakah Tahun Baru Masehi merupakan hari libur berbayar?
Secara umum, karyawan di Monako wajib mendapat hari libur berbayar. Sejumlah layanan mungkin tetap beroperasi, dan undang-undang menetapkan pengecualian serta kompensasi jika karyawan bekerja.[2]
Apakah Monako memberikan hari pengganti jika 1 Januari jatuh pada akhir pekan?
Undang-undang menetapkan hari libur pada hari Senin berikutnya jika 1 Januari jatuh pada hari Minggu. Undang-undang tidak menetapkan hari pengganti umum hanya karena tanggal tersebut jatuh pada hari Sabtu.[1]
Sumber dan referensi
Sumber yang digunakan untuk Tahun Baru Masehi di Monako:
- Loi n° 798 du 18 février 1966 portant fixation des jours fériés légaux- Légimonaco, Principality of Monaco
- Loi n° 800 du 18 février 1966 régissant la rémunération et les conditions de travail relatives aux jours fériés légaux- Légimonaco, Principality of Monaco