Pesta Takhta di Maroko
Pesta Takhta Maroko merupakan hari libur nasional yang diperingati setiap 30 Juli. Hari ini menandai naik takhtanya raja yang sedang memerintah dan juga merupakan hari libur berbayar bagi instansi pemerintah serta tempat kerja sektor swasta yang tercakup.[1][2][3]
Hari libur nasional Maroko
Maroko mencantumkan 30 Juli sebagai Pesta Takhta dalam daftar hari libur nasionalnya. Tanggal ini tetap menurut kalender Gregorian, berbeda dengan hari libur keagamaan yang tanggalnya ditentukan menurut kalender Islam.[1][2]
Dekret untuk sektor publik menetapkan hari ini sebagai hari libur tahunan berbayar tanpa kerja di instansi pemerintah, lembaga publik, dan layanan konsesi. Dekret terpisah mencantumkannya sebagai hari libur berbayar tanpa kerja bagi usaha industri dan komersial, profesi bebas, serta kegiatan pertanian dan kehutanan yang tercakup.[2][3]
Asal-usul dan makna
Linimasa sejarah resmi Maroko mencatat bahwa kaum nasionalis pertama kali merayakan Hari Takhta di sejumlah kota di Maroko pada 18 November 1933, tanpa izin dari Protektorat Prancis. Hari libur ini mengaitkan takhta dengan sejarah nasional negara tersebut; kalender resmi saat ini menggolongkannya sebagai hari libur nasional.[4][1]
Raja Mohammed VI naik takhta pada Juli 1999. Pada 30 Juli tahun itu, ia menetapkan agar Hari Takhta diperingati setiap tahun pada tanggal tersebut dan menyampaikan pidato takhta pertamanya kepada bangsa. Karena itu, tanggal ini memperingati naik takhtanya raja saat ini sekaligus melanjutkan peringatan nasional Maroko yang bermula puluhan tahun sebelumnya.[5]
Peringatan resmi
Catatan resmi tentang naik takhtanya Mohammed VI menyebut bahwa upacara penyampaian baiat berlangsung di Ruang Takhta Istana Kerajaan di Rabat. Catatan itu juga menyebut bahwa raja berpidato kepada bangsa dalam pidato takhta pertamanya pada 30 Juli 1999. Peristiwa yang terdokumentasi ini menempatkan upacara dan pidato nasional sebagai bagian dari konteks kerajaan dalam perayaan tersebut.[5]
Pesta Takhta merupakan hari libur nasional di Maroko dan menghormati raja.[1][4][5]
Hal yang perlu diperkirakan
Karena instansi pemerintah dan tempat kerja yang tercakup dalam dekret mendapat hari libur berbayar, pengunjung sebaiknya memperkirakan kantor publik tutup dan sebagian usaha menghentikan kegiatan seperti biasa. Dekret tidak menyebutkan toko, bank, lokasi wisata, atau layanan transportasi tertentu yang beroperasi, jadi sebelum bepergian atau membuat janji, tanyakan langsung kepada penyedia terkait.[2][3]
Pesta Takhta: pertanyaan yang sering diajukan
Kapan Pesta Takhta diperingati?
Apakah hari ini merupakan hari libur kerja?
Sumber dan referensi
Sumber yang digunakan untuk Pesta Takhta di Maroko:
- National and religious holidays and their meanings- Maroc.ma, Ministry of Youth, Culture and Communication
- Horaires de travail et jours fériés- Ministry of Digital Transition and Administrative Reform, Morocco
- Décret n° 2-04-426 du 29 décembre 2004 fixant la liste des jours de fêtes payés dans les entreprises industrielles et commerciales, les professions libérales et les exploitations agricoles et forestières- International Labour Organization, NATLEX
- Dates clés- Maroc.ma, citing the Royal Institute for Research in the History of Morocco
- Biography of His Majesty King Mohammed VI- Maroc.ma