Hari Natal di Lesotho
Hari Natal jatuh pada 25 Desember dan tercantum dalam Undang-Undang Hari Libur Umum Lesotho sebagai hari libur umum. Hari ini merupakan perayaan Kristen yang berakar pada sejarah misionaris abad kesembilan belas di negara tersebut, sementara laporan setempat menunjukkan bahwa kehadiran di gereja dan jam buka toko dapat berbeda-beda.[1][2][3]
Hari libur umum menurut hukum Lesotho
Undang-Undang Hari Libur Umum Lesotho mencantumkan Hari Natal pada 25 Desember dalam jadwalnya. Undang-undang tersebut menyatakan bahwa hari libur yang tercantum merupakan hari libur umum di Lesotho dan memperlakukannya sebagai hari nonbisnis untuk keperluan hukum terkait wesel dan surat sanggup bayar.[1]
Undang-undang itu juga mengizinkan Raja, atas saran Menteri Dalam Negeri, menetapkan hari libur umum tambahan melalui pemberitahuan dalam Gazette. Undang-undang tersebut tidak menetapkan hari kerja pengganti otomatis jika Natal jatuh pada akhir pekan.[1]
Akar Kristen di Lesotho
Natal merupakan perayaan Kristen atas kelahiran Yesus Kristus. Menurut Pemerintah Lesotho, sejarah agama Kristen di negara tersebut bermula dari kedatangan misionaris Eugene Casalis dan Thomas Arbousset pada 1833.[2]
Peringatan keagamaan hari libur ini terlihat dalam beragam komunitas gereja di negara tersebut. Sebuah laporan Kantor Berita Lesotho menguraikan kebaktian Natal di berbagai gereja dan mengutip seorang pendeta setempat yang menyerukan penerimaan di tengah perbedaan denominasi dan politik.[3]
Kebaktian gereja dan variasi setempat
Menghadiri gereja merupakan salah satu cara warga memperingati hari itu yang telah terdokumentasi. Kantor Berita Lesotho melaporkan bahwa orang-orang menghadiri kebaktian di gereja masing-masing pada Hari Natal, sementara pekerja layanan penting tetap menjalankan tugas.[3]
Laporan yang sama menyebutkan bahwa beberapa toko buka, sementara orang-orang yang diwawancarai mengemukakan pandangan berbeda tentang apakah toko sebaiknya beroperasi pada hari Natal. Contoh ini menunjukkan mengapa jam buka perlu diperiksa secara setempat, bukan diasumsikan seragam di seluruh Lesotho.[3]
Merencanakan kegiatan pada hari itu
Karena undang-undang menetapkan 25 Desember sebagai hari libur umum, layanan pemerintah dan komersial dapat beroperasi secara berbeda dari hari biasa. Undang-undang menetapkan status hukum hari libur tersebut, tetapi tidak menjamin bahwa setiap toko, bank, kantor, atau layanan transportasi akan tutup; sebelum bepergian atau membuat pengaturan, tanyakan kepada masing-masing penyedia layanan.[1][3]
Pertanyaan yang sering diajukan
Kapan Hari Natal di Lesotho?
Hari ini diperingati pada 25 Desember, sebagaimana tercantum dalam Undang-Undang Hari Libur Umum.[1]
Apakah Hari Natal merupakan hari libur umum di Lesotho?
Ya. Undang-Undang Hari Libur Umum mencantumkannya sebagai hari libur umum di seluruh Lesotho.[1]
Apakah toko buka pada Hari Natal?
Beberapa toko pernah buka, sementara ada pihak yang menyerukan agar toko tutup. Sebelum berangkat, periksa jam buka setempat.[3]
Apakah ada kebaktian gereja pada Hari Natal?
Laporan setempat mendokumentasikan warga menghadiri kebaktian di gereja masing-masing. Hubungi gereja secara langsung untuk mengetahui detail kebaktian.[3]
Sumber dan referensi
Sumber yang digunakan untuk Hari Natal di Lesotho:
- Public Holidays Act 1995- International Labour Organization NATLEX
- NPCC COMMEMORATES ARRIVAL OF MISSIONARIES- Government of Lesotho
- CUSTOMERS HAPPY SHOPS ARE OPEN ON CHRISTMAS- Lesotho News Agency