Hari Hangul: Merayakan Alfabet Korea
Hari Hangul dirayakan setiap tahun pada tanggal 9 Oktober di Korea Selatan untuk menghormati penciptaan aksara asli Korea. Raja Sejong yang Agung memperkenalkan sistem penulisan unik ini pada abad ke-15 untuk meningkatkan tingkat melek huruf di kalangan warga biasa. Saat ini, acara publik, pameran budaya, dan penghargaan linguistik menandai hari libur nasional yang penting ini.
Sejarah
Raja Sejong yang Agung menciptakan Hangul, yang awalnya dikenal sebagai Hunminjeongeum, pada tahun 1443 dan menerbitkannya pada tahun 1446 untuk menggantikan karakter Tiongkok yang kompleks dengan aksara fonetik yang mudah dipelajari. Masyarakat Bahasa Korea menghidupkan kembali minat terhadap alfabet ini selama masa penjajahan Jepang, dan menetapkan perayaan modern pertama pada tahun 1926. Korea Selatan secara resmi menetapkan tanggal 9 Oktober sebagai hari libur nasional pada tahun 2012 setelah beberapa dekade mengalami perubahan tanggal dan status resmi.
Tradisi & Makanan
Warga Korea Selatan memperingati Hari Hangul dengan mengunjungi Aula Peringatan Raja Sejong yang Agung, menghadiri pameran kaligrafi, dan menyaksikan kompetisi linguistik. Lembaga-lembaga pendidikan menyelenggarakan lomba menulis dan esai yang menyoroti keanggunan serta efisiensi sistem penulisan Korea. Meskipun tidak ada makanan tradisional khusus yang diwajibkan untuk hari libur ini, keluarga-keluarga menikmati hidangan musiman Korea standar bersama-sama.
Penutupan & Perjalanan
Sebagai hari libur nasional, kantor pemerintahan, bank, sekolah, dan sebagian besar bisnis tutup di seluruh Korea Selatan. Transportasi umum beroperasi dengan jadwal libur reguler, dan objek wisata utama tetap dibuka untuk umum. Pengunjung harus mengantisipasi peningkatan aktivitas perjalanan domestik di situs bersejarah, museum, dan taman publik.
Pertanyaan tentang Hari Hangul
Apakah Hari Hangul merupakan hari libur nasional di Korea Selatan?
Ya, tanggal 9 Oktober adalah hari libur resmi di mana para pekerja dan pelajar mendapatkan libur dari pekerjaan serta sekolah.
Mengapa Hangul diciptakan?
Raja Sejong menciptakan Hangul untuk menyediakan alfabet fonetik yang sederhana agar warga biasa dapat dengan mudah belajar membaca dan menulis.
Sumber resmi dan referensi undang-undang
Sumber utama terverifikasi dan dekrit resmi pemerintah untuk Hari Hangul di Korea Selatan:
- Public holidays in South Korea— What Next Holiday
- Hangul Day— Wikipedia contributors