Boxing Day di Hungaria: Hari Kedua Natal
Di Hungaria, 26 Desember disebut Karácsony másnapja, atau hari kedua Natal, dan merupakan hari libur umum menurut undang-undang. Tanggal ini juga bertepatan dengan pesta Katolik Santo Stefanus, martir pertama; makna hari ini di Hungaria berakar pada perayaan Natal, bukan kebiasaan Boxing Day yang tersendiri.[1][2][3]
Nama dan makna
Undang-Undang Ketenagakerjaan Hungaria mencantumkan 25 dan 26 Desember sebagai hari libur umum. Kedutaan Besar Hungaria di Bratislava menyebut 26 Desember Karácsony másnapja, sementara Gereja Katolik Hungaria memperingati tanggal itu sebagai pesta Santo Stefanus, seorang diaken dan martir pertama.[1][2][3]
Santo Stefanus ini bukan raja pertama Hungaria, yang hari pestanya sebagai tokoh nasional jatuh pada 20 Agustus. Uraian Gereja Katolik mengaitkan pesta bulan Desember ini dengan tradisi Kristen untuk mengenang kematian Stefanus dan kesaksiannya terhadap iman.[4]
Hari libur menurut undang-undang
Undang-Undang Ketenagakerjaan menetapkan 26 Desember sebagai munkaszüneti nap, yaitu hari libur umum. Bagi sebagian besar karyawan, pekerjaan biasa tidak dijadwalkan pada hari itu; undang-undang mengizinkan pekerjaan dalam kasus tertentu, termasuk pekerjaan berkelanjutan atau musiman, layanan tertentu yang dibutuhkan masyarakat, dan pekerjaan di luar negeri. Undang-undang juga mengatur penerbitan keputusan menteri tahunan untuk menyesuaikan jadwal kerja di sekitar hari libur.[1]
Makanan dan kebiasaan Natal
Tradisi makanan merupakan bagian dari rangkaian Natal yang lebih luas, dan kebiasaan berbeda-beda di antara wilayah dan keluarga Hungaria. Visit Hungary menyebut sup ikan dan ikan goreng sebagai hidangan hari raya yang populer, bersama kubis isi dan beigli, kue gulung yang biasanya berisi kenari atau biji poppy. Di Hungaria timur, kubis Székely dengan daging asap lebih disukai di beberapa tempat, sementara kubis isi versi Szabolcs juga populer.[5]
Kebiasaan Natal pada masa lalu mencakup makanan simbolis dan ritual di meja makan. Di Dataran Besar dan Hungaria selatan, beberapa keluarga biasanya memotong sebuah apel menjadi sebanyak jumlah orang di meja; bawang putih dengan madu dikaitkan dengan kesehatan dan kelimpahan. Hal-hal ini tercatat sebagai kebiasaan Natal regional, bukan praktik yang khusus dilakukan pada 26 Desember.[5]
Pertokoan dan perjalanan
Panduan Universitas Nyíregyháza menyebutkan bahwa toko biasanya tutup atau hanya beroperasi pada jam tertentu selama hari libur nasional. Rencanakan belanja kebutuhan penting sebelumnya dan periksa jam buka masing-masing tempat usaha.[6]
Pengaturan angkutan umum bergantung pada operator. BKK di Budapest dan MVK di Miskolc pernah menerbitkan pemberitahuan Natal yang menjelaskan jadwal hari libur dan variasi layanan pada 25 dan 26 Desember. Periksa pemberitahuan operator setempat sebelum bepergian.[7][8]
Boxing Day di Hungaria: Tanya Jawab
Apakah 26 Desember merupakan hari libur umum di Hungaria?
Apakah sebagian besar karyawan libur?
Ini merupakan hari libur umum, tetapi Undang-Undang Ketenagakerjaan mengizinkan pekerjaan biasa dalam kasus tertentu, seperti pekerjaan berkelanjutan atau musiman dan layanan penting tertentu.[1]
Apakah toko buka pada 26 Desember?
Menurut panduan Universitas Nyíregyháza, toko biasanya tutup atau memiliki jam buka terbatas selama hari libur nasional. Periksa toko tertentu sebelum berangkat.[6]
Sumber dan referensi
Sumber yang digunakan untuk Boxing Day di Hungaria:
- 2012. évi I. törvény a munka törvénykönyvéről- Nemzeti Jogszabálytár
- Magyar Katolikus Egyház | Nap szentje- Hungarian Catholic Church
- Munkaszüneti napok- Embassy of Hungary in Bratislava, Ministry of Foreign Affairs
- Munkaszüneti napok- Embassy of Hungary in Bratislava, Ministry of Foreign Affairs
- Fish soup, stuffed cabbage, beigli – what’s on your table at Christmas?- Visit Hungary
- Freshmen’s Guide- University of Nyíregyháza
- Közlekedés Budapesten az év végi ünnepek idején- BKK Centre for Budapest Transport
- Közlekedési rend karácsony első és másnapján (december 25-26.)- MVK Zrt.