Festival Tuen Ng di Hong Kong SAR Tiongkok
Festival Tuen Ng, yang juga dikenal sebagai Festival Perahu Naga, merupakan hari libur wajib bagi karyawan sekaligus tradisi musim panas utama di Hong Kong. Festival ini jatuh pada hari kelima bulan kelima kalender lunar. Perlombaan di lingkungan sekitar, arak-arakan perahu di Tai O, dan pangsit beras menghidupkan berbagai bagian perayaan ini.[1][2]
Hari libur dengan dua makna hukum
Festival Tuen Ng tercantum dalam daftar hari libur wajib Hong Kong berdasarkan Ordinansi Ketenagakerjaan. Setiap karyawan berhak atas hari libur ini tanpa memandang masa kerja; upah hari libur wajib diberikan kepada karyawan yang telah bekerja berdasarkan kontrak berkelanjutan selama sedikitnya tiga bulan. Pemberi kerja dapat meminta karyawan masuk kerja dengan pemberitahuan sekurang-kurangnya 48 jam, tetapi harus mengatur hari libur pengganti dalam kurun 60 hari sebelum atau sesudah hari festival.[1]
Hong Kong juga membedakan hari libur wajib dari hari libur umum, yang mengikuti Ordinansi Hari Libur Umum dan ditetapkan pemerintah untuk keperluan kalender publik. Jika hari libur umum jatuh pada hari Minggu, hari berikutnya ditetapkan sebagai hari libur umum pengganti. Bagi karyawan, aturan terpisah dalam Ordinansi Ketenagakerjaan memberikan hari libur pada hari berikutnya yang memenuhi syarat jika hari libur wajib jatuh pada hari istirahat mereka. Kedua aturan ini berbeda, sehingga hari libur umum pengganti tidak menggantikan hak libur masing-masing karyawan.[1][2]
Makna festival
Festival ini dirayakan pada hari kelima bulan kelima kalender lunar. Dewan Pariwisata Hong Kong menyebut festival ini sebagai peringatan bagi Qu Yuan, seorang penyair patriotik, dan mengaitkan perayaannya dengan perlombaan perahu naga, hidangan perayaan, serta ritual tradisional. Ini adalah kisah asal-usul tradisional festival tersebut; kisah ini perlu dipahami sebagai penuturan budaya, bukan klaim bahwa setiap kebiasaan bermula di Hong Kong.[3]
Tradisi setempat di Hong Kong juga mencakup perayaan yang dibentuk oleh masyarakat lokal. Di Tai O, Dewan Pariwisata menelusuri asal arak-arakan air hingga wabah pada abad ke-19: para nelayan membawa patung dewa dengan perahu dalam ritual yang dimaksudkan untuk mengusir kesialan. Kini, para nelayan mengambil patung dari kuil dan menariknya melewati perairan desa dengan sampan dalam upacara yang dikenal sebagai Arak-arakan Perahu Naga di Air.[3]
Perlombaan, makanan, dan kebiasaan setempat
Perlombaan perahu naga menjadi bagian festival yang terlihat di berbagai wilayah Hong Kong. Dewan Pariwisata Hong Kong mencantumkan perlombaan komunitas di sejumlah tempat, termasuk Stanley, Aberdeen, Sha Tin, Cheung Chau, Sai Kung, Tai Po, dan Tuen Mun, serta Perlombaan Perahu Naga Internasional Hong Kong di tepi laut Tsim Sha Tsui. Acara setempat memberi festival ini nuansa lingkungan sekitar, sementara perlombaan yang lebih besar juga mempertemukan tim dari luar Hong Kong.[3]
Zongzi adalah pangsit beras ketan yang dibungkus daun bambu lalu dikukus atau direbus. Dewan Pariwisata Hong Kong menyebut isian gurih seperti samcan, bebek panggang, telur asin, dan jamur, serta varian manis. Dewan itu juga mencatat kantong wewangian sebagai kebiasaan setempat: orang memberikannya kepada orang yang lebih tua sebagai tanda bakti, kepada keluarga dan teman sebagai ungkapan harapan baik, serta kepada anak-anak demi kesehatan dan pertumbuhan mereka.[3]
Hal yang perlu diketahui pengunjung dan warga
Karena festival ini mencakup perlombaan di kawasan tepi laut dan lingkungan sekitar, pengaturan lalu lintas atau perubahan layanan transportasi umum mungkin diberlakukan di sekitar acara tertentu. Rinciannya bergantung pada lokasi dan acara, jadi periksa pemberitahuan terkini dari Departemen Transportasi atau penyelenggara acara sebelum bepergian.[3]
Pertanyaan yang sering diajukan
Apakah Festival Tuen Ng merupakan hari libur umum di Hong Kong?
Kapan Festival Tuen Ng berlangsung?
Festival ini jatuh pada hari kelima bulan kelima kalender lunar. Tanggalnya dalam kalender Gregorian berubah setiap tahun.[3]
Apakah karyawan selalu mendapat libur tepat pada tanggal festival?
Karyawan berhak atas hari libur wajib, tetapi pemberi kerja dapat meminta mereka masuk kerja setelah memberi pemberitahuan sekurang-kurangnya 48 jam dan mengatur hari libur pengganti dalam kurun yang ditetapkan Ordinansi Ketenagakerjaan. Jika festival jatuh pada hari istirahat karyawan, hari libur harus diberikan pada hari berikutnya yang memenuhi syarat.[1]
Apa yang dapat saya lihat atau santap selama festival?
Bergantung pada lokasi dan acara, Anda mungkin dapat menyaksikan perlombaan perahu naga dan arak-arakan patung dewa di Tai O, serta menikmati zongzi, pangsit beras ketan yang dibungkus daun bambu. Periksa pemberitahuan acara dan transportasi untuk mengetahui pengaturan terkini.[3]
Sumber dan referensi
Sumber yang digunakan untuk Festival Tuen Ng di Hong Kong SAR Tiongkok:
- The Employment Ordinance, Cap. 57- Labour Department, The Government of the Hong Kong Special Administrative Region
- Hong Kong Public Holidays iCal- 1823, The Government of the Hong Kong Special Administrative Region
- What to See and Do During the Dragon Boat Festival- Hong Kong Tourism Board