Iduladha (Eid al-Adha) di Etiopia
Iduladha merupakan hari libur umum keagamaan nasional di Etiopia dan diperingati sesuai tata cara agama. Salat berjemaah dan bantuan bagi orang yang membutuhkan menjadi bagian dari peringatannya, sementara undang-undang menetapkan layanan publik yang tutup dan yang tetap berjalan.[1][2]
Makna dan waktu perayaan
Iduladha, yang juga disebut Hari Raya Kurban, mengenang kesediaan Ibrahim untuk mengorbankan putranya sebagai bentuk ketaatan kepada Tuhan. Hari raya ini diperingati oleh umat Muslim di seluruh dunia dan bertepatan dengan ibadah haji ke Makkah.[2][3]
Hari raya ini mengikuti kalender lunar Islam. Kantor Berita Etiopia menjelaskan bahwa tanggal Gregorian-nya berubah mengikuti siklus bulan dan pengamatan hilal.[3]
Peringatan di Etiopia
Laporan dari Etiopia menguraikan salat Id berjemaah pada pagi hari, termasuk pertemuan di masjid dan lapangan terbuka untuk salat. Laporan mencatat pertemuan besar di Addis Ababa dan kota-kota lain, serta salat di berbagai kota kecil dan distrik di seluruh negeri.[2][3]
Penyembelihan hewan merupakan bagian dari kebiasaan perayaan bagi sebagian umat Muslim. Liputan berita Etiopia menguraikan pembagian daging kurban kepada orang yang membutuhkan, dan para pemimpin agama mengimbau umat yang merayakan untuk mengingat tetangga dan orang yang kurang mampu.[2][4]
Keluarga dan komunitas juga berbagi makanan dan memberikan dukungan amal. Laporan dari Etiopia menggambarkan hal ini sebagai ungkapan solidaritas dan kesempatan untuk mempererat hubungan sosial; makanan dan adat tertentu dapat berbeda-beda.[3][4]
Hari libur umum dan dampak praktis
Proklamasi No. 1334/2024 mencantumkan Iduladha sebagai salah satu hari libur keagamaan yang dirayakan secara nasional. Proklamasi menetapkan lembaga pemerintah dan nonpemerintah tutup untuk pelayanan publik pada hari libur keagamaan serta menyatakan bahwa gaji karyawan tidak boleh dipotong karena mereka tidak bekerja pada hari-hari tersebut.[1]
Sejumlah layanan harus tetap berjalan, termasuk transportasi umum, rumah sakit, apotek, utilitas, serta layanan kepolisian dan darurat. Hotel, restoran, toko bahan pangan, toko komersial, dan gerai juga boleh beroperasi, sehingga jam buka dapat berbeda menurut tempat usaha; undang-undang tidak menetapkan jam operasional bank atau toko tertentu.[1]
Proklamasi menetapkan Iduladha sebagai hari libur umum, tetapi tidak menetapkan aturan umum tentang hari pengganti.[1]
Pertanyaan yang sering diajukan
Apakah Iduladha merupakan hari libur umum di Etiopia?
Ya. Iduladha tercantum sebagai hari libur keagamaan nasional, saat lembaga pemerintah dan nonpemerintah umumnya tutup untuk pelayanan publik.[1]
Kapan Iduladha jatuh?
Apa yang buka selama hari libur?
Transportasi umum, rumah sakit, apotek, utilitas, serta layanan darurat dan keamanan termasuk layanan yang harus tetap berjalan. Toko, toko bahan pangan, hotel, dan restoran boleh buka, tetapi jam operasional masing-masing dapat berbeda.[1]
Apakah ada hari pengganti jika Iduladha jatuh pada akhir pekan?
Proklamasi tidak menetapkan aturan umum tentang hari pengganti bagi Iduladha.[1]
Sumber dan referensi
Sumber yang digunakan untuk Iduladha (Eid al-Adha) di Etiopia:
- Proclamation to Determine Public Holidays and Celebration of Public Holidays - Proclamation No. 1334/2024- Ethiopian Federal Laws
- Ethiopian Muslims Celebrating 1445th Eid Al-Adha- Ethiopian News Agency
- Ethiopian Muslims Celebrate Eid al-Adha with Prayer, Unity- Ethiopian News Agency
- Joy of Eid Al-Adha Celebration Goes Beyond Family: Religious Fathers- Ethiopian News Agency