Iduladha (Eid al-Adha) di Burundi
Burundi mengakui Iduladha, yang juga disebut Aid-El-Hadj dalam dekret hari libur, sebagai hari libur umum yang tidak kerja dan berbayar. Tanggalnya mengikuti kalender Muslim, dan laporan resmi menunjukkan bahwa perayaannya mencakup salat berjemaah di Burundi.[1][2][3]
Makna dan waktu perayaan
Kementerian Luar Negeri Burundi mencantumkan Festival Domba sebagai hari libur Islam dengan tanggal yang berubah-ubah. Dekret menggunakan nama Aid-El-Hadj dan menyatakan bahwa daftar hari liburnya mencakup tanggal perayaan bagi komunitas Muslim.[1][2]
Nama Iduladha berarti Hari Raya Kurban. Di Burundi, Kepresidenan menyebutnya sebagai Iduladha dan mengaitkan hari tersebut dengan kepedulian serta berbagi dengan orang yang membutuhkan.[3]
Perayaan yang terdokumentasi di Burundi
Laporan resmi dari Gitega menguraikan salat Iduladha di Stadion Ingoma yang dihadiri Presiden dan anggota komunitas Muslim. Laporan tersebut mencatat perayaan bersama setelah salat; ini adalah contoh dari satu tahun, bukan bukti bahwa setiap komunitas menggunakan tempat atau susunan acara yang sama.[3]
Laporan yang sama menyebutkan bahwa umat Muslim di Gitega memberikan sumbangan, termasuk seekor sapi, dan Presiden berjanji membagikannya kepada anak yatim dan orang yang membutuhkan. Laporan itu juga mencatat imbauannya agar hari tersebut menjadi hari kepedulian dan berbagi. Tanyakan kepada penyelenggara setempat mengenai praktik sumbangan, hidangan, atau penyembelihan hewan.[3]
Hari libur umum dan pengaturan praktis
Dekret 2021 memasukkan Aid-El-Hadj sebagai hari libur umum yang tidak kerja dan berbayar. Dekret menetapkan bahwa hari libur tidak boleh mengurangi upah harian, mingguan, atau bulanan pekerja; dekret juga menetapkan kompensasi tambahan bagi pegawai yang bekerja pada hari libur yang tercantum. Ini adalah status hukum hari tersebut, tetapi tidak menjamin setiap tempat kerja tutup.[1]
Dekret menetapkan bahwa hari libur yang tercantum dan jatuh pada hari Minggu dapat dipindahkan ke hari kerja berikutnya jika dianggap tidak tepat untuk memperingatinya pada hari Minggu. Aturan ini bersyarat, bukan hari pengganti otomatis pada hari Senin.[1]
Wisatawan sebaiknya memastikan jadwal kepada masing-masing penyedia layanan, dan penduduk dapat menanyakan pengaturan hari libur kepada pemberi kerja atau kantor terkait.[2]
Pertanyaan yang sering diajukan
Apakah Iduladha merupakan hari libur umum di Burundi?
Ya. Dekret mencantumkan Aid-El-Hadj sebagai hari libur umum Burundi yang tidak kerja dan berbayar.[1]
Kapan Iduladha berlangsung?
Apakah hari Senin berikutnya selalu menjadi hari pengganti jika Iduladha jatuh pada hari Minggu?
Tidak ada ketentuan tentang hari pengganti otomatis. Dekret mengizinkan pemindahan ke hari kerja berikutnya jika dianggap tidak tepat untuk memperingati hari libur pada hari Minggu.[1]
Apakah toko, bank, dan transportasi beroperasi seperti biasa?
Sebelum bepergian, tanyakan kepada toko, bank, hotel, atau penyedia transportasi yang bersangkutan.
Sumber dan referensi
Sumber yang digunakan untuk Iduladha (Eid al-Adha) di Burundi:
- DECRET N°100/150 DU 07 JUIN 2021 PORTANT MODIFICATION DU DECRET N° 100/182 DU 17 JUILLET 2006 FIXANT LA LISTE ET LE REGIME DES JOURS FERIES- Cabinet du Président, Republic of Burundi
- Official Holidays- Ministry of Foreign Affairs, Republic of Burundi
- La communauté musulmane du Burundi joue un rôle essentiel dans la vie nationale- Présidence de la République du Burundi