Santo Yosef di Kota Vatikan
Hari Santo Yosef jatuh pada 19 Maret. Hari raya ini memiliki makna khusus setempat: Negara Kota Vatikan dipersembahkan kepada Santo Yosef pada 2013, dan Museum Vatikan mencantumkan 19 Maret sebagai salah satu hari tutup tahunan.[1][2][3]
Pelindung Negara Kota Vatikan
Hubungan Santo Yosef dengan Kota Vatikan lebih dari sekadar devosi. Pada Juli 2013, Paus Fransiskus mempersembahkan Negara Kota Vatikan kepada Santo Yosef dan Santo Mikael Malaikat Agung di Taman Vatikan. Doa tersebut menggambarkan Yosef sebagai pelindung Yesus dan Keluarga Kudus, serta menyerahkan orang-orang yang tinggal dan bekerja di Vatikan dan para peziarah yang berkunjung ke dalam perlindungannya.[2]
Hari raya ini diperingati setiap tahun pada 19 Maret. Dalam hukum kanonik Katolik, Santo Yosef disebut sebagai salah satu hari raya wajib Gereja universal; umat beriman wajib menghadiri Misa pada hari-hari tersebut.[1]
Makna dan perayaan
Gereja Katolik merayakan Yosef sebagai suami Maria dan pelindung Keluarga Kudus. Vatican News menyebut hari raya ini sebagai hari raya agung dan mengenang peran Yosef dalam kisah Injil, kepercayaannya kepada Allah, serta kepeduliannya terhadap Maria dan Yesus. Persembahan Negara Kota Vatikan menjadikan peran pelindung tersebut sangat relevan bagi identitas keagamaan negara itu sendiri.[2][5]
Hari raya ini diperingati secara keagamaan dan negara tersebut dipersembahkan kepada Santo Yosef, tetapi tidak ada upacara umum tahunan berulang, tradisi makanan khusus setempat, atau kebiasaan regional yang khusus untuk Kota Vatikan yang ditetapkan. Pengunjung sebaiknya tidak berasumsi bahwa Misa kepausan atau acara umum tertentu diadakan setiap 19 Maret.[2][5]
Penutupan dan perencanaan praktis
Museum Vatikan mencantumkan 19 Maret sebagai salah satu hari tutup rutinnya. Wisatawan yang merencanakan kunjungan sebaiknya memeriksa informasi resmi jam buka museum sebelum berangkat; daftar penutupan tahunan berbeda dari perubahan sementara pada akses atau jam buka.[3]
Peraturan umum Kuria Romana menetapkan hari cuti pada hari Minggu dan hari-hari raya wajib lainnya, serta tanggal tambahan yang disebutkan secara khusus. Jika dibaca bersama hukum kanonik, ketentuan ini mendukung adanya hari libur bagi personel Kuria pada hari raya Santo Yosef. Periksa jadwal masing-masing tempat kerja untuk mengetahui pengaturannya.[1][4]
Hari raya di luar Kota Vatikan
Dalam Kekristenan Barat, devosi kepada Santo Yosef pada 19 Maret tercatat sejak sekitar tahun 800; hari raya ini menjadi wajib pada 1621, dan Paus Pius IX menetapkan beliau sebagai pelindung Gereja universal pada 1870. Tonggak sejarah Gereja yang lebih luas ini menjadi latar belakang persembahan Kota Vatikan kepada Santo Yosef.[5]
Hari Santo Yosef: Pertanyaan yang sering diajukan
Kapan Hari Santo Yosef di Kota Vatikan?
Apakah Hari Santo Yosef merupakan hari libur umum?
Hukum kanonik menyebut Santo Yosef sebagai salah satu hari raya wajib Gereja, meskipun kewajiban keagamaan ini berbeda dari aturan ketenagakerjaan.[1]
Apakah Museum Vatikan buka?
Tidak. Daftar resmi tanggal tutup museum mencakup 19 Maret. Periksa informasi jam buka terkini sebelum merencanakan kunjungan.[3]
Sumber dan referensi
Sumber yang digunakan untuk Santo Yosef di Kota Vatikan:
- Code of Canon Law - Book IV - Function of the Church (Cann. 1244-1253)- The Holy See
- Remarks of the Holy Father on the occasion of the inauguration of the new statue of St Michael the Archangel in the Vatican Gardens (5 July 2013)- Holy See Press Office
- Days & Hours of closure- Vatican Museums
- Regolamento Generale della Curia Romana- The Holy See
- Solemnity of Saint Joseph, the Spouse of the Blessed Virgin Mary- Vatican News