Kenaikan Yesus Kristus di Kota Vatikan
Kenaikan Yesus Kristus adalah hari raya Katolik yang memperingati kenaikan Yesus Kristus ke Surga dan jatuh pada hari keempat puluh setelah Hari Minggu Paskah. Di Kota Vatikan, hari raya ini memiliki tempat khusus dalam kalender liturgi Gereja.[1][2]
Makna dan waktu
Kenaikan Yesus Kristus diperingati sebagai hari raya dalam Gereja Katolik. Kitab Hukum Kanonik mencantumkannya sebagai salah satu hari raya wajib dan menyatakan bahwa umat beriman wajib mengikuti Misa pada hari Minggu dan hari raya wajib lainnya. Kitab tersebut juga menjelaskan bahwa pada hari raya Kenaikan, umat beriman hendaknya menghindari pekerjaan dan urusan yang menghalangi ibadat, sukacita hari itu, atau istirahat yang patut.[1]
Hari raya ini jatuh 39 hari setelah Hari Minggu Paskah, atau pada hari keempat puluh jika Hari Minggu Paskah dihitung sebagai hari pertama. Vatican News menjelaskan bahwa beberapa negara memindahkan perayaan tersebut ke hari Minggu berikutnya; hal itu tidak boleh diasumsikan berlaku di Kota Vatikan.[2]
Perayaan liturgi di Vatikan
Hari raya ini termasuk dalam kalender liturgi kepausan Takhta Suci. Sebagai salah satu contoh yang terdokumentasi, kalender 2024 menjadwalkan kapel kepausan untuk hari raya Kenaikan di Basilika Santo Petrus, termasuk penyerahan dan pembacaan Bulla Indiksi Yubileum 2025 serta Ibadat Sore Kedua. Hal ini mengonfirmasi adanya perayaan di Vatikan pada tahun tersebut, tetapi tidak membuktikan bahwa program yang sama berlangsung setiap tahun.[3]
Pengunjung sebaiknya memeriksa kalender Takhta Suci terbaru untuk mengetahui perayaan kepausan yang dijadwalkan, bukan menganggap acara tertentu pasti berlangsung.[2][3]
Hari libur umum dan perencanaan praktis
Kalender yang disediakan untuk artikel ini menggolongkan hari raya Kenaikan sebagai hari libur umum dan tidak mencantumkan hari pengganti. Sumber resmi yang ditinjau di sini menetapkan status keagamaannya dan mendokumentasikan perayaan kepausan, tetapi tidak menjelaskan penduduk atau pegawai Vatikan mana yang mendapat cuti, maupun memastikan bahwa semua kantor negara, bank, toko, atau layanan transportasi tutup. Untuk layanan tertentu, tanyakan kepada kantor atau operator terkait.[1][3]
Jadwal yang diterbitkan Museum Vatikan menyatakan bahwa museum buka dari Senin sampai Sabtu dan mencantumkan tanggal penutupan rutinnya. Hari raya Kenaikan tidak termasuk dalam daftar penutupan tersebut, sehingga jadwal itu menunjukkan bahwa museum biasanya buka ketika hari raya jatuh pada hari Kamis. Halaman museum juga mengingatkan pengunjung agar memeriksa informasi buka dan tutup terbaru, karena dapat mencakup perubahan sementara.[4]
Pertanyaan tentang Kenaikan Yesus Kristus di Kota Vatikan
Apa yang dikatakan hukum kanonik tentang hari raya Kenaikan?
Hukum kanonik mencantumkan hari raya Kenaikan sebagai salah satu hari raya wajib dan mewajibkan umat beriman mengikuti Misa pada hari-hari tersebut.[1]
Kapan hari raya Kenaikan jatuh?
Hari raya ini diperingati pada hari keempat puluh setelah Hari Minggu Paskah, yaitu 39 hari kemudian.[2]
Apakah Museum Vatikan buka?
Jadwal yang diterbitkan menyebutkan museum buka dari Senin sampai Sabtu dan tidak mencantumkan hari raya Kenaikan sebagai salah satu penutupan rutin. Sebelum bepergian, periksa jadwal terbaru museum untuk mengetahui kemungkinan perubahan sementara.[4]
Apakah ada ibadat kepausan pada hari itu?
Dalam kalender sebelumnya, Takhta Suci pernah menjadwalkan perayaan kepausan untuk hari raya Kenaikan di Basilika Santo Petrus. Contoh historis itu tidak menjamin ibadat diadakan setiap tahun; periksa kalender liturgi terbaru untuk acara yang telah dikonfirmasi.[3]
Sumber dan referensi
Sumber yang digunakan untuk Kenaikan Yesus Kristus di Kota Vatikan:
- Code of Canon Law - Book IV - Function of the Church (Cann. 1244-1253)- The Holy See
- Solemnity of the Ascension of the Lord- Vatican News
- Calendar of Celebrations presided over by the Holy Father Francis (April – May)- Holy See Press Office
- Days & Hours of closure- Vatican Museums