Hari Raya Santo Agata di San Marino
Di San Marino, 5 Februari mempertemukan Hari Raya Santo Agata dengan peringatan pembebasan Republik dari upaya aneksasi Alberoni. Hari ini menghormati Agata sebagai salah satu santo pelindung Republik dan ditandai dengan upacara keagamaan serta kenegaraan.[1][2]
Hari libur keagamaan dan nasional
Undang-Undang San Marino No. 152 tahun 1990 mencantumkan 5 Februari sebagai hari libur keagamaan dan nasional: Santo Agata, salah satu santo pelindung Republik. Undang-undang itu juga menyatakan bahwa kantor publik dan kantor Castelli wajib mengibarkan bendera pada hari libur nasional, serta bahwa peraturan ketenagakerjaan dan tindakan sipil diselaraskan dengan kalender hari libur.[1]
Tanggalnya tetap: hari raya ini jatuh pada 5 Februari setiap tahun. Informasi pariwisata resmi San Marino mengaitkannya dengan pemulihan otonomi dan kebebasan Republik pada 1740 oleh Kardinal Enriquez, perwakilan Takhta Suci, setelah upaya aneksasi oleh Kardinal Alberoni.[2]
Mengapa Santo Agata dihormati
Santo Agata juga merupakan santo pelindung Catania, tetapi perayaan di San Marino memiliki makna nasional tersendiri. Keterangan resmi Republik menyatakan bahwa ia adalah salah satu santo pelindung bersama Santo Marinus, pendirinya, dan mengaitkan hari rayanya dengan pemulihan otonomi San Marino pada 5 Februari 1740.[2]
Karena itu, peringatan ini mengenang seorang santo Katolik sekaligus peristiwa penting dalam sejarah San Marino. Karakter keagamaan dan sipilnya tercermin dalam nama resmi hari libur yang menggabungkan peringatan pembebasan dengan Hari Raya Santo Agata.[1][2]
Upacara di San Marino
Perayaan ini mencakup prosesi yang membawa gambar Santo Agata dari Borgo Maggiore ke Basilika Santo Marinus di pusat bersejarah San Marino.[2] Deskripsi acara resmi juga menyebut misa di Kripta Santo Agata, upacara pengibaran bendera di Piazza della Libertà, dan ritus keagamaan di basilika.[3]
Ini merupakan upacara keagamaan dan kenegaraan yang terbuka untuk umum, berbeda dari kebiasaan di Catania yang terkadang dikaitkan dengan hari raya santo tersebut. Di San Marino, perayaan mencakup prosesi, misa, dan upacara kenegaraan.[2][3]
Hal yang perlu diketahui warga dan pengunjung
Undang-undang mengakui 5 Februari sebagai hari libur dan memasukkannya dalam kerangka aturan ketenagakerjaan serta tindakan sipil.[1] Jam buka dan pengaturan layanan publik mungkin berbeda, jadi periksa langsung kepada tempat kerja, bank, atau usaha sebelum membuat rencana.
Rute prosesi yang diterbitkan berlangsung dari Borgo Maggiore ke Basilika Santo Marinus di pusat bersejarah. Pengunjung yang ingin hadir dapat memeriksa informasi acara Republik untuk mengetahui jadwal upacara; program yang diterbitkan dapat berubah.[2][3]
Pertanyaan yang sering diajukan
Kapan Hari Raya Santo Agata di San Marino?
Hari raya ini diperingati setiap tahun pada 5 Februari, tanggal tetap yang ditetapkan dalam undang-undang hari libur San Marino.[1]
Apakah ini hari libur umum?
Ya. Undang-Undang No. 152 tahun 1990 mencantumkan Hari Raya Santo Agata sebagai hari libur keagamaan dan nasional. Undang-undang tersebut mengatur peraturan ketenagakerjaan dan tindakan sipil pada hari libur.[1]
Apa yang berlangsung dalam perayaan ini?
Apakah toko, bank, dan transportasi beroperasi?
Toko dan operator transportasi menetapkan jam operasional masing-masing, jadi tanyakan kepada mereka sebelum bepergian atau berkunjung. Undang-undang mencantumkan Hari Raya Santo Agata sebagai hari libur.[1]
Sumber dan referensi
Sumber yang digunakan untuk Hari Raya Santo Agata di San Marino:
- LEGGE 18 dicembre 1990 n.152 (pubblicata il 20 dicembre 1990) — Calendario delle Festività- Consiglio Grande e Generale della Repubblica di San Marino
- Festività Sammarinesi- Visit San Marino, Republic of San Marino
- Liberation of the Republic Day and Feast of Saint Agatha- Visit San Marino, Republic of San Marino