Hari libur nasional di Malaysia

Hari Natal di Malaysia

Hari Natal tercantum sebagai hari libur nasional di Malaysia. Gunakan tanggal di bawah ini untuk merencanakan ke depan dan memeriksa apakah hari libur pengganti berlaku.

Kemunculan berikutnya

Jumat

Google Kalender

Tanggal Hari Natal

5
TanggalHariHari pengganti
JumatTidak
SabtuTidak
SeninTidak
SelasaTidak
RabuTidak

Hari Natal di Malaysia

Hari Natal diperingati pada 25 Desember dan tercantum sebagai hari libur umum di seluruh Malaysia. Dasar hukumnya berbeda antara Semenanjung Malaysia, Sabah, dan Sarawak, sementara perayaan publik hari itu sering melibatkan masyarakat di luar komunitas Kristen.[1][2][3][5]

Makna dan sejarah setempat

Bagi umat Kristen, Hari Natal memperingati kelahiran Yesus. Di Malaysia, hari ini merupakan perayaan keagamaan Kristen sekaligus hari libur umum di negara tempat acara perayaan juga dapat dihadiri oleh orang-orang dari agama lain.[6][5]

Kekristenan memiliki sejarah panjang di sebagian wilayah Malaysia Timur. Sebuah artikel dalam Sarawak Museum Journal mencatat kegiatan misi Anglikan di Sarawak yang dimulai pada 1848 dan menguraikan interaksinya dengan komunitas Iban. Hal itu merupakan salah satu bagian dari sejarah wilayah tersebut, bukan satu-satunya kisah asal-usul Natal di Malaysia.[7]

Hari libur nasional dengan dasar hukum berbeda

Undang-Undang Hari Libur 1951 mencantumkan Hari Natal sebagai hari libur umum dan berlaku di Semenanjung Malaysia, termasuk wilayah federal. Ordonansi Hari Libur Sabah dan Ordonansi Hari Libur Umum Sarawak juga mencantumkan Hari Natal, sehingga menjadi dasar hukum hari libur di negara bagian tersebut.[1][2][3]

Aturan hari pengganti bergantung pada hukum yang berlaku dan situasinya. Undang-Undang Hari Libur menetapkan hari berikutnya sebagai hari libur jika hari libur yang tercantum jatuh pada hari libur mingguan, yang didefinisikan di dalamnya sebagai hari Minggu atau, di beberapa negara bagian, hari Jumat. Ordonansi Sarawak menyatakan bahwa Senin setelah hari libur yang tercantum menjadi hari libur umum jika hari libur tersebut jatuh pada hari Minggu.[1][3]

Cara masyarakat memperingatinya

Ibadah di gereja merupakan bagian dari peringatan keagamaan. Di luar gereja, Tourism Malaysia pernah menggambarkan kunjungan rumah terbuka antar teman dan keluarga, dekorasi dan acara musiman di pusat perbelanjaan, serta kegiatan menyanyikan lagu Natal di beberapa mal. Ini merupakan contoh cara masyarakat berbagi suasana perayaan; adat dan kegiatan berbeda antar rumah tangga dan tempat.[5]

Perayaan Natal mencakup kunjungan rumah terbuka, acara musiman di mal, dan kegiatan menyanyikan lagu Natal di beberapa mal.[5]

Pekerjaan, penutupan layanan, dan perencanaan

Hari libur umum tidak berarti setiap karyawan otomatis berhak libur pada Hari Natal. Berdasarkan Undang-Undang Ketenagakerjaan 1955, karyawan yang tercakup mendapat cuti berbayar pada 11 hari libur umum yang diwartakan setiap tahun; lima hari ditetapkan oleh undang-undang, sementara pemberi kerja memilih enam hari sisanya dari hari libur yang diwartakan. Karyawan sebaiknya memeriksa hari-hari yang telah ditetapkan oleh pemberi kerja mereka.[4]

Kantor publik umumnya dapat tutup, dengan tunduk pada pengecualian hukum. Toko dan mal mungkin mengadakan acara atau promosi, tetapi jam operasional ditentukan oleh masing-masing usaha. Sebelum bepergian atau membuat rencana, tanyakan kepada penyedia layanan tertentu.[1][5]

Pertanyaan yang sering diajukan

Kapan Hari Natal di Malaysia?

Hari ini diperingati setiap tahun pada 25 Desember dan tercantum sebagai hari libur umum di seluruh Malaysia.[1][2][3]

Apakah Hari Natal merupakan hari libur umum di seluruh Malaysia?

Ya. Undang-Undang Hari Libur 1951 mencakup Semenanjung Malaysia dan wilayah federal, sementara Sabah dan Sarawak memiliki ordonansi hari libur sendiri yang mencantumkan Hari Natal.[1][2][3]

Apakah semua orang mendapat hari libur kerja?

Tidak otomatis. Bagi karyawan yang tercakup dalam Undang-Undang Ketenagakerjaan 1955, pemberi kerja menetapkan enam dari 11 hari libur umum berbayar tahunan dari daftar yang diwartakan; periksa apakah Natal termasuk dalam hari libur yang ditetapkan di tempat kerja Anda.[4]

Apakah toko dan transportasi umum buka?

Sebagian mal mengadakan acara musiman, tetapi jam operasional berbeda menurut usaha. Sebelum berangkat, periksa langsung kepada toko dan operator transportasi.[5]

Sumber dan referensi

Sumber yang digunakan untuk Hari Natal di Malaysia:

  1. Holidays Act 1951 (Act 369)- Bahagian Kabinet, Perlembagaan dan Perhubungan Antara Kerajaan, Jabatan Perdana Menteri
  2. Holidays Ordinance (Sabah Cap. 56)- Bahagian Kabinet, Perlembagaan dan Perhubungan Antara Kerajaan, Jabatan Perdana Menteri
  3. Public Holidays Ordinance, Chapter 8- State Attorney-General’s Chambers, Sarawak
  4. Employment Act 1955 (Act 265)- Department of Labour Peninsular Malaysia, Ministry of Human Resources
  5. CHRISTMAS OPEN HOUSE (MRTM)- Tourism Malaysia
  6. General Audience of 21 December 2011- The Holy See
  7. Sebayan: Iban Belief about the Afterlife and the Anglican Mission in Sarawak 1848-1968- Sarawak Museum Department
Lihat semua hari libur nasional di Malaysia