Hari Bunda Maria dari Camarin di Guam
Guam memperingati Hari Bunda Maria dari Camarin pada 8 Desember untuk menghormati Santa Marian Kamalen, pelindung pulau itu. Tanggal tersebut juga menandai Hari Raya Maria Dikandung Tanpa Noda, dengan kegiatan keagamaan berpusat di Hagåtña.[1][2]
Hari libur resmi pada 8 Desember
Hukum Guam mencantumkan Hari Bunda Maria dari Camarin sebagai salah satu hari libur pulau itu dan menetapkan tanggalnya pada 8 Desember. Jika jatuh pada Sabtu atau Minggu, hukum mengarahkan Pemerintah Guam untuk mengikuti praktik federal bagi hari libur tersebut.[1]
Peraturan kepegawaian pemerintah mengizinkan pegawai tidak masuk kerja pada hari libur yang ditetapkan, meskipun pejabat pengangkat dapat mewajibkan penugasan kerja. Pengadilan juga mencantumkan Hari Santa Marian Kamalen di antara hari liburnya. Aturan ini menetapkan peringatan di sektor publik; aturan tersebut tidak menentukan jam buka usaha swasta.[1][4][5]
Kisah dan makna Santa Marian Kamalen
Perayaan ini memadukan devosi Guam kepada Santa Marian Kamalen dengan pesta Katolik Maria Dikandung Tanpa Noda. Biro pariwisata Guam menggambarkan penemuan patung itu di dekat Malesso’ (Merizo) oleh seorang nelayan CHamoru sebagai tradisi lisan, bukan catatan sejarah terdokumentasi. Dalam kisah tersebut, patung dibawa ke Hagåtña dan dikenal dengan nama yang berkaitan dengan pondok tempat patung itu disimpan.[2][3]
Pesta ini memiliki tempat khusus dalam kehidupan Katolik Guam karena Santa Marian Kamalen dihormati sebagai pelindung pulau itu. Keuskupan Agung menggambarkan pertemuan bulan Desember di Hagåtña sebagai praktik yang telah berlangsung lama, yang mengajak kelompok paroki dan sekolah mengikuti doa bersama.[2]
Doa, misa, dan prosesi
Keuskupan Agung menyebut novena dan misa malam sebagai bagian dari peringatan tahunan. Prosesi tradisional seluruh pulau berpusat di Hagåtña. Orang-orang berjalan sambil berdoa bersama paroki atau sekolah mereka dan mengiringi patung menyusuri jalan-jalan.[2]
Bentuk peringatan dapat berubah. Selama pandemi, Keuskupan Agung mengganti prosesi Hagåtña dengan kunjungan patung ke gereja dan desa di seluruh pulau, termasuk bagi orang-orang yang tidak dapat meninggalkan rumah atau kesulitan mengikuti prosesi. Gereja kemudian menyebut kembalinya prosesi tradisional, yang menunjukkan bahwa peringatan keagamaan tahunan dapat menyesuaikan diri dengan keadaan.[2]
Hal yang perlu diperkirakan pada hari libur
Hari libur ini berdampak pada layanan publik: Pengadilan memasukkan hari tersebut dalam kalender hari liburnya, dan peraturan kepegawaian pemerintah memberikan waktu libur dari tugas sembari tetap mengizinkan penugasan yang diwajibkan. Periksa jam buka sekolah, bank, toko, atau penyedia transportasi sebelum berangkat.[1][4][5]
Bagi pengunjung, acara keagamaan yang dijelaskan Keuskupan Agung berlangsung di Hagåtña, jadi periksa informasi terbaru mengenai ibadah dan prosesi di Basilika Katedral atau Keuskupan Agung.[2]
Pertanyaan yang sering diajukan
Kapan Hari Bunda Maria dari Camarin?
Hari ini diperingati pada 8 Desember. Jika tanggal tersebut jatuh pada Sabtu atau Minggu, hukum Guam mengarahkan pemerintah untuk mengikuti praktik federal.[1]
Apakah hari ini merupakan hari libur umum di Guam?
Ya. Hukum Guam mencantumkan Hari Bunda Maria dari Camarin sebagai salah satu hari libur pulau itu.[1]
Apakah pegawai pemerintah mendapat hari libur?
Apakah bank, toko, dan bus beroperasi?
Periksa jam buka bank, toko, atau penyedia transportasi sebelum berangkat.[1]
Sumber dan referensi
Sumber yang digunakan untuk Hari Bunda Maria dari Camarin di Guam:
- Title 1 - Ch. 10 Holidays, Festivities, Time, etc.- Supreme Court of Guam, Compiler of Laws
- Santa Marian Kamalen- The Roman Catholic Archdiocese of Agaña
- Solemnity of the Immaculate Conception (Santa Marian Kamalen / Our Lady of Camarin)- Guam Visitors Bureau
- Judiciary Hours & Holidays- Judiciary of Guam
- Department of Administration Personnel Rules- Government of Guam Department of Administration