Hari Natal di Groenlandia
Hari Natal jatuh pada 25 Desember dan tercantum sebagai hari libur umum di Groenlandia. Museum nasional menggambarkannya sebagai hari utama perayaan Natal, dengan kunjungan keluarga, tradisi gereja, dan kebiasaan yang berbeda-beda di setiap tempat.[1][2]
Hari libur umum dan maknanya
Daftar hari libur umum Groenlandia mencantumkan 25 Desember sebagai hari pertama Natal. Sebuah perjanjian kerja bersama yang diterbitkan SIK juga mencantumkan Hari Natal sebagai hari libur umum dan menetapkan ketentuan upah hari libur bagi pekerja yang tercakup dalam perjanjian tersebut.[2][3]
Museum dan Arsip Nasional Groenlandia menggambarkan musim Natal sebagai perayaan Kristen dengan tradisi yang berbeda-beda menurut daerah. Dalam uraian museum, secara tradisional 25 Desember merupakan hari utama perayaan dan dikaitkan dengan orang dewasa serta orang lanjut usia; 24 Desember dikaitkan dengan anak-anak, sedangkan 26 Desember dikaitkan dengan kaum muda.[1]
Kebiasaan selama masa libur
Catatan museum tentang kebiasaan di Upernavik menggambarkan rangkaian perayaan yang dimulai pada Minggu Adven. Warga menyalakan bintang Natal dan menghias rumah; penyalaan pohon Natal di kota mencakup pidato pejabat setempat dan himne yang dinyanyikan paduan suara. Sekolah, lembaga penitipan anak, dan tempat kerja juga mengadakan pertemuan musiman. Rincian ini mendokumentasikan Upernavik dan tidak boleh dianggap menggambarkan setiap komunitas di Groenlandia.[1]
Dalam uraian Upernavik yang sama, warga berkumpul di halaman gereja sekitar tengah malam pada 24 Desember untuk menyanyikan himne mengenang orang-orang yang telah meninggal, dan lilin dinyalakan di makam. Anak-anak pergi dari rumah ke rumah sambil bernyanyi dan menerima permen serta kue Natal. Pada 25 Desember, keluarga saling berkunjung, sementara anak-anak terus bernyanyi dari rumah ke rumah dan orang dewasa bernyanyi pada malam hari.[1]
Gereja, makanan, dan keragaman setempat
Kehadiran di gereja merupakan bagian rutin dari rangkaian perayaan ini dan menjadi pusat perayaan bagi banyak keluarga. Visit Greenland menggambarkan kebaktian Natal di kota dan permukiman, dengan himne dinyanyikan dalam bahasa Groenlandia dan Denmark. Sumber itu juga melaporkan bahwa hidangan Natal berbeda menurut lokasi dan rumah tangga: sebagian menyajikan daging babi atau bebek, sementara yang lain memilih domba Groenlandia, lembu kesturi, rusa kutub, auk berjambul, atau belibis.[1][2]
Rangkaian perayaan berlanjut hingga Hari Epifani pada 6 Januari. Perayaan Natal tidak berlangsung dengan cara yang sama di setiap kota atau permukiman.[1][2]
Merencanakan kegiatan pada Hari Natal
Wisatawan sebaiknya menghubungi langsung usaha dan penyedia transportasi yang hendak digunakan. Tanya jawab perjalanan Visit Greenland memberikan informasi umum tentang belanja, tetapi tidak mencantumkan jam buka pada Hari Natal.[2][4]
Hari Natal di Groenlandia: pertanyaan yang sering diajukan
Kapan Hari Natal di Groenlandia?
Hari Natal jatuh pada 25 Desember setiap tahun.[2]
Apakah Hari Natal merupakan hari libur umum dan hari libur kerja?
Apa yang dilakukan orang di Groenlandia pada Hari Natal?
Secara tradisional, 25 Desember merupakan hari untuk berkunjung ke rumah keluarga; di Upernavik, anak-anak juga terus bernyanyi dari rumah ke rumah.[1]
Sumber dan referensi
Sumber yang digunakan untuk Hari Natal di Groenlandia:
- Juullikkut — Greenlandic Christmas- Nationalmuseum and Archive of Greenland
- Christmas- Visit Greenland
- Collective Agreement 2023–2025- Sulinermik Inuussutissarsiuteqartut Kattuffiat (SIK)
- Frequently Asked Question (FAQ) about Greenland- Visit Greenland