Malam Natal di Estonia
Malam Natal, atau Jõululaupäev, jatuh pada 24 Desember dan merupakan salah satu dari tiga hari libur umum dalam periode Natal di Estonia. Hari ini memadukan hari libur menurut hukum dengan tradisi kalender rakyat, pertemuan keluarga, dan perayaan Kristen.[1][2]
Hari libur umum pada 24 Desember
Undang-Undang Hari Libur Umum dan Hari Penting Nasional Estonia mencantumkan 24 Desember sebagai Malam Natal. Kantor Pemerintah menggambarkan 24, 25, dan 26 Desember sebagai rangkaian hari libur Natal dan menyatakan bahwa hari libur umum biasanya merupakan hari libur kerja.[1][2]
Bagi pekerja, Undang-Undang Kontrak Kerja menetapkan upah dua kali lipat untuk pekerjaan yang dilakukan pada hari libur umum, kecuali jika pemberi kerja dan pekerja sepakat menggantinya dengan tambahan waktu libur. Hari kerja tepat sebelum Malam Natal juga harus dipersingkat tiga jam.[3][4]
Makna dalam kalender musim dingin Estonia
Kantor Pemerintah Estonia menggambarkan hari libur Natal sebagai bagian penting dari kalender rakyat, yang menandai peralihan dari hari-hari yang semakin pendek menuju kembalinya matahari. Dalam tradisi Kristen, Hari Natal memperingati kelahiran Yesus Kristus.[2]
Musim ini juga berlanjut setelah Malam Natal. Museum Terbuka Estonia menggambarkan Malam Natal sebagai awal masa perayaan yang secara tradisional berlanjut hingga Epifani pada 6 Januari; museum tersebut mencatat bahwa di beberapa pulau dan wilayah pesisir Estonia, tradisi rakyat memperpanjang periode Natal hingga 7 Januari.[5]
Tradisi, makanan, dan perayaan keluarga
Uraian Museum Terbuka Estonia tentang tradisi rakyat lama menggambarkan Malam Natal sebagai waktu untuk tinggal di rumah bersama keluarga, berkumpul di sekitar pohon Natal berhias lilin, dan menyanyikan lagu-lagu Natal. Dalam uraian tersebut, orang pergi ke gereja, menghamparkan jerami segar di lantai, serta meninggalkan makanan bagi arwah leluhur yang dipercaya pulang pada malam Natal.[5]
Makanan perayaan dalam uraian museum mencakup daging babi, puding hitam, dan kue-kue manis, berbeda dengan makanan sehari-hari pada masa itu yang lebih sederhana. Saat ini, Visit Estonia menggambarkan pembacaan puisi, bernyanyi, atau menari sebelum menerima hadiah dari Sinterklas sebagai kebiasaan Natal yang dikenal; badan tersebut juga mencatat bahwa perayaan dan acara musiman berlangsung hingga Epifani.[5][6]
Merencanakan hari libur
Karena 24 Desember merupakan hari libur umum, banyak pekerja mendapat libur, tetapi undang-undang tidak menetapkan jam buka untuk setiap kantor, toko, bank, atau layanan transportasi. Sebelum membuat rencana, periksa pemberitahuan jam buka dan jadwal transportasi masing-masing; jam operasional dapat berbeda menurut penyedia.[1][2]
Malam Natal di Estonia: Tanya Jawab
Apakah Malam Natal merupakan hari libur umum di Estonia?
Apakah pekerja mendapat libur?
Apa kebiasaan Malam Natal yang dikenal di Estonia?
Apakah toko dan transportasi umum beroperasi?
Undang-undang hari libur umum tidak menetapkan jam buka dan jadwal layanan secara seragam. Periksa jadwal hari libur setiap toko, layanan, atau operator transportasi.[1]
Sumber dan referensi
Sumber yang digunakan untuk Malam Natal di Estonia:
- Public Holidays and Days of National Importance Act- Riigi Teataja, Riigikogu
- Rahvus- ja riigipühad- Government Office of Estonia (Riigikantselei)
- Employment Contracts Act- Riigi Teataja, Riigikogu
- Working time- Labour Inspectorate of Estonia
- Winter- Estonian Open Air Museum
- Holidays and folk festivals in Estonia- Visit Estonia, Estonian Business and Innovation Agency