Hari Kemerdekaan di Republik Afrika Tengah
Republik Afrika Tengah memperingati Hari Kemerdekaan pada 13 Agustus, tanggal proklamasi kemerdekaan pada 1960 di bawah Presiden David Dacko.[1] Peringatan ini mengenang berakhirnya pemerintahan kolonial Prancis dan gagasan yang dikaitkan dengan tokoh pendiri Barthélemy Boganda.[1]
Tanggal dan status
Hari Kemerdekaan jatuh setiap tahun pada 13 Agustus. Kalender yang disediakan menggolongkannya sebagai hari libur umum dan tidak mencantumkan hari pengganti atau hari peringatan jika 13 Agustus jatuh pada hari Minggu; aturan hukum khusus untuk hari libur ini tidak dapat diverifikasi dari teks hukum primer yang memenuhi kriteria selama penelitian ini.[2]
Hari tersebut secara khusus berkaitan dengan Republik Afrika Tengah karena memperingati proklamasi kemerdekaan negara itu. Amerika Serikat mengakui negara baru tersebut pada 13 Agustus 1960.[2]
Kemerdekaan dan maknanya
Sebelum merdeka, negara ini bernama Ubangi-Shari dan merupakan bagian dari imperium kolonial Prancis. Barthélemy Boganda, yang disebut sebagai presiden pendiri dalam laporan Republik Afrika Tengah kepada Perserikatan Bangsa-Bangsa, membantu membangkitkan kesadaran nasional selama gerakan kemerdekaan. Ia wafat pada 1959, sebelum kemerdekaan diproklamasikan.[1]
Presiden David Dacko memproklamasikan kemerdekaan pada 13 Agustus 1960.[1] Laporan yang sama mengaitkan gagasan hak asasi manusia Boganda dengan “Zo kwe zo”, yang dijelaskan di sana sebagai “manusia itu suci”, serta semboyan nasional “Persatuan, martabat, kerja”. Cita-cita tersebut memberi makna pada peringatan ini melebihi peralihan kewenangan politik: peringatan ini juga mengenang gagasan tentang martabat manusia dan persatuan nasional.[1]
Peringatan hari kemerdekaan
Peringatan resmi di Bangui dapat mencakup upacara militer. Misi Penasihat Uni Eropa di Republik Afrika Tengah melaporkan parade militer resmi di Camp Kassai untuk memperingati Hari Kemerdekaan, yang dipimpin presiden dan dihadiri otoritas nasional serta perwakilan diplomatik.[3]
Sumber yang memenuhi kriteria dan tersedia tidak memastikan kebiasaan keluarga tertentu, makanan, musik, perayaan di luar Bangui, atau rangkaian acara standar secara nasional. Karena itu, rincian tersebut tidak dicantumkan agar tidak disajikan sebagai kebiasaan umum. Upacara publik yang telah dikonfirmasi memberikan gambaran jelas tentang peringatan resmi, sedangkan bukti yang tersedia tidak memastikan bagaimana warga di berbagai bagian negara memperingati hari tersebut.[3]
Merencanakan kegiatan selama hari libur
Sebelum hari libur, warga dan pengunjung sebaiknya menanyakan pengaturan setempat kepada layanan yang mereka perlukan.
Menurut laporan misi Uni Eropa, parade pernah diadakan di Camp Kassai, Bangui. Siapa pun yang hendak pergi ke sekitar acara resmi sebaiknya memeriksa pemberitahuan setempat untuk mengetahui informasi akses terkini.[3]
Pertanyaan yang sering diajukan
Kapan Hari Kemerdekaan diperingati di Republik Afrika Tengah?
Siapa yang memproklamasikan kemerdekaan?
Presiden David Dacko memproklamasikan kemerdekaan pada 13 Agustus 1960.[1]
Kapan Amerika Serikat mengakui Republik Afrika Tengah?
Amerika Serikat mengakui negara tersebut pada 13 Agustus 1960.[2]
Layanan apa yang buka pada hari libur ini?
Toko dan operator transportasi menentukan jam operasional masing-masing, jadi tanyakan sebelum bepergian.
Apa yang dapat diharapkan pengunjung di Bangui?
Sebuah parade militer resmi di Camp Kassai pernah didokumentasikan pada peringatan Hari Kemerdekaan. Periksa pemberitahuan setempat untuk mendapatkan informasi tentang acara dan akses jalan.[3]
Sumber dan referensi
Sumber yang digunakan untuk Hari Kemerdekaan di Republik Afrika Tengah:
- Core document forming part of the reports of States parties: Central African Republic- United Nations Office of the High Commissioner for Human Rights
- A Guide to the United States’ History of Recognition, Diplomatic, and Consular Relations, by Country, since 1776: Central African Republic- United States Department of State, Office of the Historian
- EUAM RCA joins the Central African Republic in celebrating 66 years of independence- European External Action Service, EU Advisory Mission in the Central African Republic